Breaking News:

Korban Tewas di Luwu Utara 32 Orang dan 16 Orang Masih Belum Diketahui Nasibnya

Tim pencari terkendala hujan dan luasnya area pencarian sementara area tersebut tertutup material lumpur setinggi 2 meter

Tribun Timur/Chalik Mawardi
Rumah warga tertimbun lumpur pasca banjir bandang menerjang Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (14/7/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, LUWU  – Hingga pukul 18.00 Wita, korban banjir bandang di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, hingga Kamis (15/07/2020) sore bertambah menjadi 32 orang.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar Rizal mengatakan, pencarian sejak pagi hingga sore hari secara berangsur ditemukan 11 korban banjir.

Seluruh korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Hikmah Masamba.

“Korban terakhir ditemukan 5 orang, 2 orang ditemukan di Kecamatan Sabbang, dan 3 korban tanpa identitas yakni 2 perempuan dan 1 laki-laki ditemukan di Kecamatan Baebunta, Desa Radda,” kata Rizal saat dikonfirmasi di gedung BPBD Luwu Utara, Kamis (16/7/2020) sore.

Menurut Rizal, proses pencarian hari ini berlangsung hingga pukul 18.00 Wita.

Dalam pencarian seharian tim menemukan beberapa kendala yakni cuaca hujan.

Baca: PMI Sulsel Salurkan Bantuan Bencana Banjir Bandang di Luwu Utara

“Juga luasnya area pencarian sementara area tersebut tertutup material lumpur setinggi 2 meter,” ujar Rizal.

Rizal mengatakan, hingga pukul 18.00 Wita, tim menerima laporan dari warga yang merasa dirinya kehilangan anggota keluarga sehingga total orang dalam pencarian 40 orang.

“Dari 40 orang ini dikurangi dengan jumlah yang meninggal sehingga total warga dalam pencarian sebanyak 16 orang,” ucap Rizal. (Kontributor Kompas TV Luwu Palopo, Amran Amir)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Update Banjir Bandang Luwu Utara, Korban Bertambah Jadi 32 Orang"

Berita Populer
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved