Breaking News:

Virus Corona

Pedagang Ayam Positif Covid-19 Tolak Diisolasi, Suami Ungkap Sang Istri Sakit karena Setan

Tidak percaya corona, suami pasien positif Covid-19 menolak istrinya diisolasi di rumah sakit karena percaya sang istri mengalami sakit akibat setan.

Shutterstock
Ilustrasi virus corona covid-19.(Shutterstock) 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang warga Pasar Cempaka Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah menolak diisolasi di rumah sakit setelah dinyatakan positif Covid-19.

Perempuan pedagang ayam tersebut mengatakan jika dirinya ingin tetap berjualan ayam di pasar.

Ia menolak diisolasi di Rumah Sakit Sultan Imanuddin bahkan saat didatangi petugas kesehatan dari Puskesmas Kumai.

Sebelumnya, petugas Puskesmas Kumai datang ke rumah pasien untuk mengatakan hasil tes swab memiliki hasil positif.

Petugas juga ingin melakukan tracing guna mengurangi penyebaran Covid-19.

Namun, pasien menolak dan mengatakan jika dirinya sakit karena kurang tidur.

Baca: Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, Miami di Amerika Serikat Kini Disebut sebagai New Wuhan

Penolakan pasien tersebut terekam di sebuah video berdurasi 3 menit 49 detik yang direkam Samsul, petugas kesehatan Puskesmas Kumai.

"Sudah 20 hari (sejak di-rapid test). Saya enggak sakit apa-apa. Cuma kurang darah saja kata dokter," ujar si pasien dalam salah satu bahasa daerah.

Tangkapan layar video yang direkam petugas surveilans Puskesmas Kumai, Kalimantan Tengah, saat membujuk keluarga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 agar mau menjalani isolasi, Sabtu (11/7/2020). Pasien dan keluarga menolak.
Tangkapan layar video yang direkam petugas surveilans Puskesmas Kumai, Kalimantan Tengah, saat membujuk keluarga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 agar mau menjalani isolasi, Sabtu (11/7/2020). Pasien dan keluarga menolak. (KOMPAS.com/DEWANTARA)

Suami pasien kemudian menimpali pernyataan istrinya dan mengatakan jika istrinya baik-baik saja.

Sang suami mengatakan, istrinya sakit karena setan bukan karena virus corona.

Halaman Selanjutnya ----------->

 
Editor: Archieva Prisyta
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved