Breaking News:

Kerap Pukuli Istri Jika Tak Mau Hubungan Seks dengan Cara Tak Lazim, Pria Ini Sodomi Balita

Istri tersangka, SU, mengungkap bahwa suaminya memiliki kebiasaan seks yang tak lazim yang sulit ia penuhi.

kompas.com
Ilustrasi pemerkosaan 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria sebut saja Dar alias YL (49) kerap memukuli istrinya jika tau mau menurut untuk berhubungan seks dengan cara tak lazim.

Hingga akhirnya ia melakukan tindakan sodomi terhadap dua bocah balita, MM (3) dan MJ (2).

Istri tersangka, SU, mengungkap bahwa suaminya memiliki kebiasaan seks yang tak lazim yang sulit ia penuhi.

Kasus ini tengah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kasat Reskrim AKP M Taufiq SIK MH, mengutip keterangan SU, istri tersangka YL yang kini meringkuk di sel Polresta Banda Aceh, pelaku sering marah, jika SU, istrinya itu menolak berhubungan lewat anal.

Baca: Fakta Kakek Perkosa Cucu Selama 4 Tahun, Ancam Santet hingga Kini Pelaku Terkena Stroke

Baca: Suami Jual Istri ke Tetangga demi Bayar Utang, Kini Korban Hamil Tak Diketahui Siapa Ayah Bayinya

Bahkan tersangka akan menganiaya SU, kalau istrinya tersebut tidak mau menuruti apa yang menjadi kehendak dan keinginan tersangka YL.

"Berdasarkan keterangan SU, istri tersangka, suaminya itu memang memiliki kelainan saat berhubungan suami istri. Tersangka YL, selalu memaksa istrinya itu untuk melayani berhubungan badan lewat anal. Jika tidak dilayani, maka tersangka akan memarahi istrinya itu, bahkan memukulinya," ungkap AKP Taufiq.

Mantan Kapolsek Kuta Alam ini pun menerangkan kebiasaan yang tak lazim yang selama ini dilakukan kepada istrinya SU, akhirnya tega dilakukan oleh tersangka YL terhadap dua bocah laki-laki malang, berinisial MM dan MJ yang masih memiliki hubungan persaudaraan dekat dengan pelaku.

Kini kedua bocah tersebut harus mendapatkan proses pemulihan trauma dengan melibatkan Polwan Polresta Banda Aceh.

Harapannya rasa trauma yang teramat berat yang dirasakan kedua bocah malang tersebut dapat segera terobati dan tidak berdampak pada masa depan mereka yang masih sangat panjang, tambah Kanit PPA, Ipda Puti Rahmadiani, STrK.

Baca: PNS Sodomi 5 Remaja sejak 2017, Cari Mangsa di Facebook dan Taman Bermain Lalu Ajak ke Timezone

Baca: Buruh Sodomi 2 Anak Laki-laki hingga 8 Kali, Beri Uang Rp 30.000 ke Korban

Halaman
12
Editor: Ifa Nabila
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved