Breaking News:

Pencuri 50 Gram Emas di Medan Ditembak Polisi Karena Berupaya Kabur Ketika Digiring Polisi

Pelaku pencurian di Medan, Sumatera Utara, ditembak karena melawan dan berupaya kabur saat digiring aparat kepolisian.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Pelaku pencurian di Medan, Sumatera Utara, ditembak karena melawan dan berupaya kabur saat digiring aparat kepolisian.

Tim Unit Reskrim Polsek Delitua menangkap Komaruddin Ginting (38) di tepi jalan Surbakti, Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancurbatu, tepatnya depan warung kopi.

Warga Jalan Jamin Ginting Simpang Gardu, Gang Ginting, Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancurbatu, tersebut diduga melakukan pembobolan rumah di Jalan Jamin Ginting KM.14,1 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (27/7/2020).

Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Imanuel Ginting mengatakan, tersangka ditangkap, setelah personel menerima laporan dari korban Marfin Tarigan SH (50) warga Jalan Stella Raya No.10, Kecamatan Medan Tuntungan, bahwa rumahnya dibobol maling.

Baca: 18 Remaja Tawuran Diamankan Polisi di Medan, Satu Botol Miras Disita

"Tersangka mengambil harta korban berupa perhiasan emas gelang seberat 50 gram beserta rurat suratnya, satu unit kamera merek Canon E720S beserta dua buah lensa di dalam kotak kamera. Sebuah teropong warna hitam, satu unit game merek Nitendo," ujarnya, Minggu (2/8/2020).

Sambung Imanuel, dari laporan korban, pihaknya langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi.

Baca: Dokter Spesialis Paru di Medan Meninggal Setelah Dirawat Satu Minggu akibat Terpapar Covid-19

"Dari olah TKP dan pemeriksaan rekaman CCTV, personil berusaha mencari identitas tersangka. Tersangka ini saat melakukan aksinya tak menyadari sedang terekam CCTV, sehingga tersangka tidak menutupi wajahnya," ungkapnya.

Dalam pencarian identitas tersangka, lanjut Imanuel, personil berhasil mengungkap identitas dan kediamannya.

Di mana saat dilakukan penggerebekan, pelaku tidak berada di kediamannya.

Baca: NasDem Dukung Menantu Jokowi Maju Pilkada Kota Medan

"Namun kami mendapat keberadaan pelaku di tempat lain dan dilakukan penangkapan terhadap tersangka, Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 17.00 WIB. Hasil interogasi, tersangka mengaku perbuatannya yang dilakukanya seorang diri dengan masuk dari flafon rumah dan keluar melalui jendela samping," katanya.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved