Breaking News:

Arisan di Cianjur Ternyata Macet Sejak 2018, Korban Telah Setor Rp 500 Juta hingga Rp 3 M

Ratusan korban mendatangi rumah HA, bos arisan di Cianjur yang ternyata telah macet sejak 2018 lalu.

Tribun Sumsel
Ilustrasi - Ratusan korban mendatangi rumah HA, bos arisan di Cianjur yang ternyata telah macet sejak 2018 lalu. 

TRIBUNNEWS.COM - Seseorang berinisial HA, sebagai pengelola dan penanggung jawab arisan dilaporkan oleh sejumlah anggota.

Para anggota meminta agar paket arisan segera dicairkan sesuai dengan perjanjian.

Diberitakan Kompas.com, sudah ada tiga orang yang melapor ke pihak kepolisian.

Ketiga orang tersebut diketahui memiliiki anggota berjumlah 100-200 orang.

Baca: Total Kerugian 50 Korban Penipuan Berkedok Arisan Kurban di Cianjur Mencapai Rp 3,6 Miliar

Baca: Bos Arisan Beromzet Ratusan Juta Rupiah Kabur, Polisi Segel Lima Bangunan dan Empat Mobil

Hal tersebut disampaikan oleh Kuasa Hukum Pelapor, Basyir Siregar saat ditemui Sabtu (1/8/2020).

Basyir pun mengatakan telah membuat laporan ke Polres Cianjur, Jawa Barat.

"Klien kami ini merupakan para ketua kelompok yang membawahi jumlah anggota 100 sampai 200 orang," terang Basyir.

Basyir menjelaskan arisan yang ditawarkan berupa investasi dengan beragam penawaran.

Sebuah rumah mewah di Kampung Limbangan, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur digeruduk ratusan warga yang diduga menjadi korban penipuan arisan Lebaran, Jumat (31/7/2020) sore.
Sebuah rumah mewah di Kampung Limbangan, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur digeruduk ratusan warga yang diduga menjadi korban penipuan arisan Lebaran, Jumat (31/7/2020) sore. (Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin)

Mulai dari alat elektronik, perabotan rumah tangga, hingga juga ada paket kurban.

Kelompok arisan yang dikelola oleh HA disebutkan telah berjalan sejak 2015.

Halaman
1234
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved