Breaking News:

Karyawati Farmasi Disekap dan Ditusuk hingga Sekarat, Ternyata Pelaku Masih Mahasiswa

VAP diduga menusuk Agustin menggunakan sebilah pisau hingga terluka parah pada April 2020

IST
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang karyawati perusahaan farmasi, Agustin Martini (29) disekap dan ditusuk hingga kondisinya sekarat.

Kini Polsek Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah menangkap VAP (20) yang diduga sebagai pelaku penusukan itu.

VAP diduga menusuk Agustin menggunakan sebilah pisau hingga terluka parah pada April 2020. Mahasiswa di salah satu universitas negeri di NTT ini ditangkap, Rabu (5/8/2020).

"(Terduga) pelaku ditangkap di Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang usai registrasi kuliah," ungkap Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andri Setiawan, kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu.

Baca: Suami Istri Lansia di Tanjung Priok Ditemukan Meninggal dalam Rumah, Dipastikan Bukan Bunuh Diri

Baca: Calon Suami Tewas Bunuh Diri 2 Hari sebelum Pernikahan, Sempat Dikira Masih Bisa Tertolong

VAP ditangkap dan dibawa ke rumah orangtuanya. Orangtua VAP diminta untuk menandatangani surat penangkapan anaknya, tetapi menolak.
Meski mendapat penolakan, polisi tetap menggiring pelaku ke Mapolsek Kelapa Lima untuk diperiksa.

"Empat bulan kita tangani kasus ini sejak awal April 2020 dan kita tangkap VAP karena bukti-bukti dan keterangan saksi maupun korban memperkuat peran VAP sebagai tersangka tunggal," ungkap Andri.

Sejak awal April, polisi sudah memeriksa korban, saksi-saksi, dan melakukan uji labfor.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti seprai, kaus, pakaian korban, dan sepeda motor tersangka.

Selama pemeriksaan, VAP membantah menikam korban.

"Walau pelaku membantah, tetapi kita memiliki bukti dan keterangan yang kuat soal peran VAP," kata Andri.

Halaman
12
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved