Breaking News:

Saling Lapor Ibu dan Tiga Anak di Purbalingga, Dari Rebutan Warisan Hingga Sebutan Binatang

Perseteruan Patricia Harjati (68) dan tiga anak pendiri Yayasan Kesejahteraan Perawat Banyumas (Yakpermas) terus berlanjut.

TRIBUNNEWS.COM, PURBALINGGA -- Karena warisan, seorang ibu berseteru dengan tiga anaknya.

Perseteruan Patricia Harjati (68) dan tiga anak pendiri Yayasan Kesejahteraan Perawat Banyumas (Yakpermas) terus berlanjut.

Setelah Ketua pembina Yayasan Kesejahteraan Perawat Banyumas (Yakpermas) Patricia Harjati (68) dilaporkan ke Polres Purbalingga, giliran anak sulungnya Antonius Trisnadi Setiawan yang dipolisikan.

Sebelumnya Patricia juga menggugat ketiga anaknya untuk mencabut hak warisnya.

Penasehat hukum Patricia Harjati, Mulyono, akan memperkarakan anak sulung kliennya karena mengancam melalui pesan WhatsApp (WA).

Baca: Nenek 78 Tahun di Banyuasin Digugat Anak & Cucunya karena Harta Warisan, Curhat Pilu: Serakah Semua

Bahkan, dalam WA tersebut anak sulungnya juga menyamakan ibunya dengan seekor anjing.

"Kami akan melaporkan balik ke Polres Purbalingga atas dugaan perbuatan tak menyenangkan," ujarnya, Rabu (5/8/2020).

Selain melaporkan perbuatan tidak menyenangkan, kliennya juga telah melaporkan anak sulungnya ke Polres Banyumas atas dugaan penipuan dan penggelapan sertifikat tanah nomor 235.

Sertifikat itu merupakan milik Yakpermas.

"Awalnya kami tidak tahu sertifikat itu milik yayasan. Tanah itu terletak di bagian belakang.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved