Jumat, 29 Agustus 2025

Bayi Baru Lahir Dibuang di Depan Panti Asuhan di Bali, Dibungkus Selimut Penuh Darah dengan Ari-ari

Bayi malang itu tergeletak di depan gerbang Yayasan Panti Asuhan K.H. Mas Manshur, Minggu (16/8/2020).

Editor: Ifa Nabila
Dok BPBD Kota Denpasar
Penemuan bayi perempuan di Jalan pendidikan II no. 2, depan Yayasan K.H Mas Mansyur, Sidakarya, Denpasar, Bali, Minggu (16/8/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Sesosok bayi perempuan yang baru dilahirkan dibuang di depan sebuah panti asuhan di Denpasar, Bali.

Bayi malang itu tergeletak di depan gerbang Yayasan Panti Asuhan K.H. Mas Manshur, Minggu (16/8/2020).

Panti asuhan itu terletak di Jalan Pendidikan II No. 2, Sidakarya, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali.

Bayi tersebut dibungkus selimut kain warna hitam penuh darah serta ari-ari dan sepucuk surat bertuliskan nama.

Baca: Bayi Perempuan Diduga Baru Dilahirkan Tergeletak di Depan Panti Asuhan, Wajahnya Pucat

Hal ini diungkapkan oleh saksi mata bernama Juwadi (52).

"Bayinya tadi dibungkus selimut kain warna hitam basah, penuh darah, ada ari-ari di dalam tas kresek, serta ada sepucuk surat bertuliskan nama si bayi," kata Juwadi

"Namanya Shakira Agustin Alfa Rizki," ungkap dia.

Sebelumnya, warga menemukan sesosok bayi perempuan baru lahir dengan wajah lucu dan berkulit putih, pada Minggu (16/8/2020) dini hari.

Bayi ini diduga dibuang oleh orang tua yang tidak bertanggung jawab setelah melahirkannya dan digeletakkan di depan yayasan panti asuhan tersebut.

Mendapatkan laporan dari salah seorang warga bernama Rena, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar berkoordinasi dan mengerahkan ambulance Damakesmas Pos Densel 4 ke lokasi penemuan bayi.

Baca: Sesosok Mayat Bayi Ditemukan di Pinggir Laut, Diduga Disiksa, Lehernya Lebam & Ada Darah di Mulut

Seperti disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa kepada Tribun Bali.

"Pagi ini kami mendapatkan laporan penemuan bayi baru lahir di depan yayasan, sekitar pukul 04.00 Wita. Tim Damakesmas sudah meluncur untuk mengevakuasi, kondisinya masih hidup," kata Joni.

Bayi X ini diperkirakan masih berumur 0 hari berjenis kelamin perempuan. Joni mengungkapkan, saat ditemukan kondisi si bayi ini terus merintih dan pucat.

"Kondisi bayi merintih, warna kulit tampak pucat, ari-arinya sudah terpotong," kata dia.

Bayi ini selanjutnya dievakuakuasi oleh petufas Damakesmas ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Kota Denpasar untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

"Bayi kemudian dievakuasi ke RSUP Sanglah," ujar dia.

Darah Masih Membekas

Darah segar bayi perempuan pasca dilahirkan yang ditemukan masih tampak membekas di pintu gerbang Yayasan K.H Mas Mansyur, Jalan Pendidikan II no.2, Sidakarya, Denpasar, Bali, pada Minggu (16/8/2020).

Salah seorang saksi yang merupakan warga sekitar, Juwadi (52) kepada Tribun Bali menerangkan awal mula kronologis penemuan bayi itu.

Ia lah yang pertama kali membuka bungkusan kain berwarna hitam itu setelah mendapat laporan dari salah seorang pedagang jajanan keliling yang melintas namun tak berani mendekat.

"Sekitar pukul 05.00 Wita ada pedagang yang lewat melihat kain hitam itu tapi tidak berani mendekat lalu memberitahu saya, lalu saya dekati, kok ada seperti kaki bayi, ternyata benar, saya buka isinya bayi, masih bernapas hidup, menangis," kata Juwadi.

Juwadi mengatakan, bawa dalam kain hitam yang berisi bayi tersebut juga berisi tas plastik kresek berwarna merah yang isinya ari-ari bayi tersebut namun sudah dipotong dan masih berlumuran darah.

"Di dekat bayi itu juga diletakkan ari-ari yang dibungkus tas plastik warna merah, masih berlumuran darah," ujar dia.

Selanjutnya, Juwadi mengganti selimut bayi berjenis kelamin perempuan itu dengan kain selimut bayi yang baru karena kasihan melihat kondisi bayi tersebut.

Di samping itu, Juwadi juga melapor kepada Kelian, Lurah, Babinsa setempat untuk menangani kasus ini.

"Saya dengan ibu pengelola yayasan panti asuhan mengganti selimut dengan yang baru karena alasnya basah penuh darah," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pengasuh Panti Asuhan, Vidia (38) menerangkan, saat ini bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Kota Denpasar untuk diperiksa dan didampingi oleh pengelola yayasan panti asuhan.

Dikatakan Vidia, kasus tersebut saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

"Bayinya ada di Sanglah sekarang, tadi juga sudah diperiksa polisi dilacak lewat Closed Circuit Television (CCTV)," bebernya. (Tribun-Bali.com/Adrian Amurwonegoor)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Memilukan! Bayi Perempuan di Denpasar Ditinggalkan Bersama Sepucuk Surat Berisi Nama Ini

 
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan