Breaking News:

37 TKA Asal China Ternyata Tak Miliki Izin Kerja di Proyek PLTU 3-4 Nagan Raya Aceh

TKA itu dilarang bekerja di PLTU sebelum mereka mengurus rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA).

Editor: Dewi Agustina
Dok Gugus Tugas
Pelaksanaan rapid test TKA China di PLTU 3-4 Nagan Raya, Sabtu (29/8/2020). 

Menurutnya, TKA China itu belum memiliki izin kerja dan mereka hanya mengantongi visa kunjungan.

"Kami sudah melarang TKA itu bekerja di PLTU sebelum mengurus izin kerja," ungkapnya.

Rahmattullah menambahkan, pihaknya bersama Disnakermobduk Aceh akan terus memantau keberadaan TKA di mes PLTU 3-4, termasuk berkoordinasi dengan TNI/Polri serta Imigrasi dan Muspika sehingga pekerja tersebut tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum.

"Menurut rekanan, mereka akan melengkapi izin kerja TKA tersebut," jelas Rahmatullah.

Kepala Imigrasi Meulaboh, Azhar mengatakan, hasil pemeriksaan pihaknya, keberadaan TKA China tersebut di Nagan Raya resmi secara aturan. Sebab, mereka mengantongi izin kunjungan.

Soal izin kerja, Azhar menyatakan, itu merupakan kewenangan lembaga lain.

Baca: Demokrat: Aneh, Disaat Warga Dilarang Pergi Tapi TKA China Bebas Masuk RI

Untuk konfirmasi lengkap tentang TKA itu, Kepala Imigrasi yang juga membawahi Nagan Raya ini meminta Serambi menghubungi Kakanwil Kemenkumham Aceh agar informasinya satu pintu.

"Keterangan resmi disampaikan oleh pimpinan," kata Azhar.

Informasi lain, 39 TKA China tersebut, kemarin menjalani rapid test Covid-19.

Pemeriksaan itu dilakukan sesuai dengan keputusan rapat pada Jumat (28/8/2020) malam di PLTU. Pelaksanaan rapid test tersebut turut disaksikan Muspika Kuala Pesisir.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved