Breaking News:

Heboh Bayi Lahir Laki-laki tapi Diinformasikan Perempuan, Diduga Ada Kesalahan Beri Gelang

Heboh bayi laki-laki yang disebut terlahir perempuan padahal ternyata laki-laki. Diduga tenaga medis yang menangani salah memberikan gelang.

Pixabay
Ilustrasi Bayi - Heboh bayi laki-laki yang disebut terlahir perempuan padahal ternyata laki-laki. Diduga tenaga medis yang menangani salah memberikan gelang. 

TRIBUNNEWS.COM- Heboh bayi laki-laki yang disebut terlahir perempuan padahal ternyata laki-laki.

Diduga tenaga medis yang menangani salah memberikan gelang.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nganjuk mengakui terjadinya kesalahan administrasi terkait kasus bayi lahir laki-laki diinformasikan perempuan.

Ini setelah Pemkab Nganjuk bersama tim investigasi Internal RSUD Nganjuk menyelesaikan audit internal dari persoalan.

Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menjelaskan, dalam waktu dua hari tim Investigasi melakukan audit kasus bayi dari Ny Arum Rosalina isteri dari Fery Sujarwo, warga Desa Sonobekel Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Hasilnya didapatkan sejumlah kronologis dari terjadinya persoalan tersebut.

"Setidaknya pada garis besarnya sepuluh kronologis yang terjadi dari persoalan bayi dari Ny Arum Rosalina dari hasil audit investigasi yang dilakukan oleh Komite Medik, Komite Mutu dan Keselamatan Pasien, Komite Etik dan Hukum RSUD Nganjuk," kata Marhaen Djumadi, Jumat (4/9/2020).

Dijelaskan Marhaen Djumadi, kronologis tersebut diantaranya yakni pada tanggal 18 Agustus 2020 sekitar pukul 2.30 WIB Ny Arum Rosalina melahirkan seorang bayi.

Persalinan tersebut ditangani oleh dua orang petugas medis RSUD Nganjuk. Dimana satu orang petugas medis fokus terhadap penyelamatan sang ibu, dan satu petugas medis fokus penanganan bayi yang dilahirkan.

Baca: Seorang Perempuan di Nekat Culik Bayi Adik Kandung, Takut Diceraikan Suami Gara-gara Keguguran

Baca: Pasangan Suami Istri & Bayi 1 Bulan Tinggal di Gerobak Sampah, Gara-gara Telat Bayar Uang Kos

Namun kondisi bayi yang dilahirkan prematur dinilai kondisinya kurang baik maka bayi langsung dipindahkan ke ruang ICU.

Dimungkinkan saat itulah terjadi kesalahan pemberian gelang kepada bayi dan ibunya. Dimana seharusnya bayi yang lahir laki-laki diberikan gelang warga biru tetapi petugas medis memberikan gelang warna pink untuk bayi perempuan.

Halaman
12
Editor: Miftah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved