Breaking News:

Jadi Korban Perkosaan Ayah Tiri , Bocah Perempuan Ini Diam, Takut Dibunuh dan Ibunya Diceraikan

Bocah perempuan di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, jadi korban perkosaan ayah tiri berinisial I (58).

pexels
ILUSTRASI PENCABULAN - Oknum Polisi di Tapin, Kaimantan Selatan, Diduga Cabuli Murid Silatnya selama 4 Tahun, Pelaku Ancam Korban akan Sebar Foto Tanpa Busananya 

TRIBUNNEWS.COM - Bocah perempuan di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, jadi korban perkosaan ayah tiri berinisial I (58).

Yang menyesakkan, ulah bejat ayah tiri terhadap anak perempuannya sudah berlangsung selama 4 tahun.

Selama itu, bocah bernama Mawar (bukan nama sebenarnya) menutup rapat aksi sang ayah tiri.

Barulah empat tahun kemudian, belum lama ini, Mawar berani mengungkapkan pengalaman pahitnya kepada tantenya.

Baca: Bocah 9 Tahun Jadi Korban Pencabulan, Pelaku Diduga Oknum Sekdes di Kabupaten Gayo Luwes

Ilustrasi pencabulan
Ilustrasi pencabulan (Kompas.com/ Ericssen)

Tak terima dengan perbuatan pelaku, keluarga akhirnya melaporkan I ke pihak berwajib.

Polisi yang mendapat laporan tersebut kemudian segera mengamankan I.

Baca: Oknum Sekdes di Gayo Lues Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Korban Dicabuli di Semak-Semak

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara AKP Rustam Nawawi menyebutkan, berdasarkan pengakuan korban, pemerkosaan ini sudah dilakukan sejak 2017.

Pelaku mengancam akan membunuh korban dan menceraikan ibunya apabila pemerkosaan ini dibocorkan ke orang lain.

“Pelaku kita tangkap 1 September 2020."

Ng Ghim Hong, peranta penyeludup rokok dijatuhi hukuman 4 tahun penjara serta denda sebesar S$ 34 juta dollar Jumat (2/1/2019).
Ng Ghim Hong, peranta penyeludup rokok dijatuhi hukuman 4 tahun penjara serta denda sebesar S$ 34 juta dollar Jumat (2/1/2019). (Today Online)

"Korban adalah anak tiri dari istri keempat pelaku,” kata Rustam, Sabtu (5/9/2020).

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved