Breaking News:

Virus Corona

Beri Efek Jera, 8 Warga Tak Pakai Masker Dihukum Masuk Mobil Jenazah Duduk Dekat Keranda Mayat

petugas juga sengaja menyalakan suara sirine ambulans menambah suasana menyeramkan di dalam mobil jenazah tersebut.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Pelanggar protokol kesehatan di Kelurahan Kalisari yang memilih sanksi masuk peti mati di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (6/9/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, PARUNG - Sejumlah warga yang kedapatan tak pakai masker saat keluar rumah di Parung, Kabupaten Bogor diberi hukuman yang tak biasa, Kamis (3/9/2020).

Mereka yang melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini dimasukan ke dalam mobil ambulans pengangkut jenazah dan disuruh duduk selama beberapa menit di dekat keranda mayat.

Tidak hanya itu, petugas juga sengaja menyalakan suara sirine ambulans menambah suasana menyeramkan di dalam mobil jenazah tersebut.

"Ada delapan orang yang diberi sanksi dimasukin ke mobil jenazah," kata Camat Parung Yudi Santosa saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Kamis.

Dia menuturkan bahwa pelanggar dimasukan ke mobil jenazah dan duduk di samping keranda mayat ini selama 3 menit.

Hukuman ini, kata dia, diberikan agar bisa memberikan efek jera kepada para pelanggar PSBB.

Sebab, tidak mengenakan masker juga bisa menyebabkan kematian di tengah pandemi corona atau Covid-19 ini.

"Kelalaian tidak menggunakan masker bisa menyebabkan kematian dirinya, keluarganya atau orang lain. Biar dia merenungkan itu dengan duduk di sebelah keranda mobil jenazah," kata Yudi Santosa.

Dia menjelaskan bahwa kedelapan pelanggar ini terjaring dalam razia PSBB gabungan antara Kecamatan Parung, Polsek Parung, Koramil Parung dan Satpol PP Parung.

Selain hukuman duduk di samping keranda mayat, petugas juga memberlakukan hukuman push up bagi pelanggar PSBB lainnya yang terjaring.

Halaman
1234
Editor: Sanusi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved