Breaking News:

Virus Corona

Beri Efek Jera, 8 Warga Tak Pakai Masker Dihukum Masuk Mobil Jenazah Duduk Dekat Keranda Mayat

petugas juga sengaja menyalakan suara sirine ambulans menambah suasana menyeramkan di dalam mobil jenazah tersebut.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Pelanggar protokol kesehatan di Kelurahan Kalisari yang memilih sanksi masuk peti mati di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (6/9/2020). 

Bupati: itu inovasi petugas di lapangan

Bupati Bogor Ade Yasin menilai positif terkait adanya sanksi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dihukum duduk dekat keranda mayat dalam mobil jenazah di Parung, Kabupaten Bogor.

Meskipun jenis hukuman tersebut menurutnya, tidak secara jelas masuk dalam Peraturan Bupati (Perbup).

Tribunnews bersama Cardinal serahkan bantuan berupa 2000 masker kain kepada Bupati Ade Yasin, Selasa (5/5/2020).
Tribunnews bersama Cardinal serahkan bantuan berupa 2000 masker kain kepada Bupati Ade Yasin, Selasa (5/5/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA)

"Jadi itu inovasi ya petugas di lapangan," kata Ade Yasin kepada wartawan, Jumat (4/9/2020).

Menurutnya, jumlah petugas lapangan saat razia PSBB di Kabupaten Bogor mengalami keterbatasan.

Inovasi dilakukan agar pelanggar jera sekaligus bisa mencegah timbulnya kerumunan.

"Karena keterbatasan petugas, terus terang saja di beberapa wilayah kita melakukan penertiban lokasinya kurang leluasa. Ketika ada banyak pelanggar, kalau semua ditindak sesuai perbup, ini kan menimbulkan kerumunan, akhirnya petugas membagi zona dengan berbagai penerapan," kata Ade.

Selama hukumannya tidak menyakiti pelanggar, kata dia, hal itu tak jadi masalah.

Ambulans yang dipakai dalam sanksi unik tersebut pun, kata dia, juga bukan ambulans Covid-19, melain ambulans yang disediakan untuk edukasi.

"Selama tidak menyakiti saya pikir itu tidak masalah yang penting tujuannya edukasi, akhirnya mereka terus pakai masker. Itu termasuk ke dalam tindakan sosial, ada yang nyapu jalan dan sebagainya kan. Kalau enggak tindakan sosial, kita kenakan denda," kata Ade Yasin.

Halaman
1234
Editor: Sanusi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved