Breaking News:

Pelamar di Pabrik Sepatu Purwakarta Dibubarkan Aparat, Perusahaan Kaget yang Datang Ribuan Orang

Perusahaan yang bergerak dalam pembuatan sepatu itu berlokasi di Desa Bunder, Kecamatan Jatilhur, Purwakarta tengah melakukan seleksi karyawan baru.

Istimewa/TribunJabar.id
Tim gugus tugas Covid-19 Purwakarta bersama aparat kepolisian Polsek Jatiluhur membubarkan ribuan pelamar kerja di PT Metro Pearl Indonesia pada Kamis (10/9/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Ribuan pelamar kerja di pabrik sepatu PT Metro Pearl Indonesia diubarkan oleh aparat, Kamis (10/9/2020).

Aparat yang membubarkan terdiri dari kepolisian Polsek Jatiluhur, Satpol PP, hingga Tim Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta.

Pihak perusahaan pun mengaku kaget lantaran yang datang mencapai ribuan orang.

Baca: 3 Polisi Gadungan Bawa Senapan Replika di Pasar Minggu, Rampas Motor dengan Dalih Tindak Pidana

Perusahaan yang bergerak dalam pembuatan sepatu itu berlokasi di Desa Bunder, Kecamatan Jatilhur, Purwakarta tengah melakukan seleksi karyawan baru secara tatap muka.

Jajaran kepolisian Polsek Jatiluhur melalui Kapaolseknya, Kompol Deni Hamari memimpin pembubaran ribuan pelamar tersebut. Banyak pelamar yang abai pada protokol kesehatan dan tak memakai masker. Padahal, kondisi Covid-19 di Purwakarta tengah fluktuatif.

"Awalnya itu ada informasi pembukaan rekrutmen dari PT Metro. Warga pun otomatis langsung datang ke sana pada Kamis. Kami langsung berupaya bersama anggota membubarkan dan akhirnya mereka mau bubar," katanya, Jumat (11/9/2020).

Ketika disinggung terkait adanya koordinasi, Kompol Deni menyebut telah ada koordinasi adanya penerimaan karyawan. Tetapi, dirinya menyaranoan ke petugas keamanan di sana untuk perhatikan protokol kesehatan agar diutamakan.

Baca: Warga Medan Nyaris Adu Jotos dengan Aparat, gegara Bawa Masker tapi Tak Mau Pakai dan Tolak Dihukum

"Mereka menjawab siap. Mereka juga kaget ketika yang datang ribuan orang," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan gugus tugas Covid-19 Purwakarta, Wahyu Wibisono mengakui memang adanya kerumunan saat kegiatan rekrutmen di PT Metro.

"Kami pun tak menyangka banyaknya orang di sana. Kami imbau warga perhatikan protokol kesehatan saat berada di rumah. Kami pun kemarin bersama Satpol coba membubarkan pelamar," ujarnya.

Tak hanya itu, kata Wahyu, pihaknya membagikan 1000 masker kepada warga yang tak memakai masker saat di lokasi. "Purwakarta ini statusnya oranye. Maka kami minta untuk patuhi aturan di masa pandemi," katanya. (TribunJabar.id/Muhamad Nandri Prilatama)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Polisi, Satpol PP, dan Tim Gugus Tugas Bubarkan Pelamar Kerja di Pabrik Sepatu di Purwakarta

Editor: Ifa Nabila
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved