Breaking News:

UU Cipta Kerja

Kondisi Terkini Kawasan Malioboro Pasca-kerusuhan: Petugas Ganti Tanaman yang Rusak, PKL Pilih Tutup

Petugas dan warga melakukan pembersihan di kawasan Malioboro, Jumat (9/10/2020).

TribunJogja.com/Hari Susmayanti
Petugas mengganti pot dan tanaman hias di depan gedung DPRD DIY yang rusak di Jalan Malioboro Yogyakarta, Jumat (9/10/2020) (TribunJogja.com/Hari Susmayanti). 

TRIBUNNEWS.COM - Petugas dan warga melakukan pembersihan di kawasan Malioboro, Jumat (9/10/2020).

Pembersihan itu dilakukan pasca-kerusuhan yang terjadi pada Kamis (8/10/2020) akibat aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Petugas masih sibuk membersihkan puing-puing dan mengganti tanaman yang rusak akibat aksi tersebut.

Sementara karyawan toko di kawasan Malioboro juga tampak membersihkan tempatnya bekerja.

Sedangkan para PKL masih banyak yang memilih untuk tutup.

Baca: Legian Resto di Malioboro Yogyakarta Terbakar akibat Massa Demo Ricuh, 4 Mobil Damkar Dikerahkan

Lapak-lapak PKL yang biasanya sudah dibuka oleh pemiliknya banyak yang kosong.

Meski sudah kondusif, sejumlah aparat keamanan masih berjaga di kawasan Malioboro.

Salah satu PKL Malioboro, Totok mengaku memilih untuk tidak berjualan dulu pasca-kericuhan unjukrasa di DPRD DIY kemarin.

"Hari ini mau survey dulu, belum tahu mau buka atau tidak, nanti lihat kondisi dulu," katanya.

Pernyataan Sri Sultan HB X

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved