Gara-gara Tutup Pintu Pagar, Marbot Masjid Dianiaya Pria, Pelaku Ditangkap setelah Sebulan Buron

Gara-gara pintu pagar ditutup, soerang pria diduga menganiaya marbot masjid. Pelaku merasa tak senang dengan apa yang dilakukan korban.

Editor: Miftah
HO / TRIBUN MEDAN
Polisi amankan pelaku penganiaya marbot masjid, Kamis (15/10/2020). 

TRIBUNNEWS.COM- Gara-gara pintu pagar ditutup, soerang pria diduga menganiaya marbot masjid.

Pelaku merasa tak senang dengan apa yang dilakukan korban.

Kini pelaku telah ditangkap setelah buron selama sebulan.

Dugaan kasus penganiayaan terhadap marbot masjid yang sempat viral akhirnya menemui titik terang.

Petugas Polsek Medan Helvetia berhasil menangkap pelaku penganiayaan marbot (Penjaga Musala) yang sempat viral di Media Sosial.

Dugaan penganiayaan sebelumnya terjadi di Jalan klambir V Gang Ima Kelurahan Tanjung Gusta Medan, Kecamatan Medan Helvetia.

Di mana korban hendak menutup pintu pagar yang sering dilalui oleh warga sekitar yang menuju Mushola dan menuju ke sungai.

Akibat perbuatan korban tersebut, pelaku AR alias TMS (39) mendatanginya dengan membawa sebuah linggis.

Pelaku merasa tidak senang apa yang dilakukan oleh korban dan sempat terjadi adu mulut antara keduanya.

"Kok ditutup pintunya Wak Man," ucap pelaku yang saat itu berada di lokasi.

Baca juga: Bocah Tewas di Tangan Orangtua Angkat, Pelaku Bantah Aniaya: Baru 3 Kali Pukul, Sesekali Pakai Rotan

Baca juga: Terbelit Utang, Sekuriti Nekat Merampok dan Aniaya Para Wanita yang Tinggal Sendirian di Rumah

Baca juga: Sakit Hati Disebut Miskin, Pria Ini Nekat Aniaya Tetangganya dengan Sebatang Kayu hingga Tewas

Polisi amankan pelaku penganiaya marbot masjid, Kamis (15/10/2020).
Polisi amankan pelaku penganiaya marbot masjid, Kamis (15/10/2020).
Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved