Breaking News:

Pimpinan Ponpes di Jambi Cabuli 6 Santriwati, Beri Iming-Iming Uang hingga Berbagai Modus Lainnya

Seorang pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, ditahan kepolisian karena diduga mencabuli 6 santriwatinya.

tribunnews.com
Seorang pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, ditahan kepolisian karena diduga mencabuli 6 santriwatinya. - Ilustrasi pemerkosaan. 

TRIBUNNEWS.COM - Kepolisian menahan seorang pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Pimpinan ponpes berinisial KH (54) tersebut diduga telah mencabuli 6 santriwatinya.

KH melakukan pencabulan dengan modus yang berbeda-beda.

Satu di antaranya terjadi selama proses belajar mengajar.

Baca juga: Cabuli Bocah Laki-Laki Berusia 14 Tahun di Kamar Mandi Salon, Tamara Janjikan Beri Uang Rp 100 Ribu

Demikian yang disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tebo AKP Mahara Tua Siregar pada wartawan.

“Dia memanggil santriwatinya ke ruangannya dan melakukan aksinya dengan iming-iming memberikan uang,” kata Mahara, Jumat (16/10/2020).

Selain itu, ada juga santriwati yang dicabuli saat sedang sakit perut.

“Karena masih di bawah umur yang baru-baru menstruasi itu kan curhat dengan pengurus pesantren,” kata Mahara.

Baca juga: Bisa Sembuhkan Covid-19, Dukun Jadi-jadian Cabuli 7 Wanita di Tangerang

Baca juga: Tukang Cukur Nekat Cabuli Pelanggannya yang Masih di Bawah Umur, Janjikan Imbalan Rp 20 Ribu

Baca juga: Cabuli Adik Ipar, Pria Kabur Tinggalkan Kampung Halaman, 3 Tahun Sembunyi Begini Ujungnya

Menurut polisi, saat mengetahui ada santriwati yang sakit, KH memanggil santriwati tersebut dan mengatakan akan mengobatinya dengan memberikan air putih dan memegang perut korban.

Kepada polisi, KH mengaku bahwa dia satu satu kali mencabuli santri tersebut.

Halaman
12
Editor: Widyadewi Metta Adya Irani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved