Breaking News:

ASN Pelaku Penganiayaan pada Anak hingga Tewas Terancam Dipecat

Terduga pelaku penganiayaan anak hingga tewas terancam diberhentikan dari keanggotaannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

((Kontributor TribunAmbon.com, Fandy))
Pelaku penganiayaan anak saat digiring petugas dalam gelar perkara di Mapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Terduga pelaku penganiayaan anak hingga tewas terancam diberhentikan dari keanggotaannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Keduanya yakni, Edy Manusu yang bekerja sebagai sopir Ambulans RSUD dr. Haulusy dan Merry Kadir, seorang guru SD.

Mereka kini tengah ditahan di rutan Mapolresta Pulau Ambon dan Pulau Lease untuk kepentingan penyidikan.

"Pastinya kalau yang bersangkutan telah ditahan polisi, kita akan minta surat untuk berhentikan sementara dari kedudukannya sebagai ASN."

"Hak-haknya dibayar 75%," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Benny Selano, Jumat pagi (16/10/2020).

HALAMAN SELANJUTNYA=====>>

 
Editor: Sinatrya Tyas Puspita
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved