Breaking News:

Ketua Tim Tanggap Darurat : Aktivitas Gunung Sinabung Masih Tergolong Biasa

Masyarakat agar tetap selalu meningkatkan kewaspadaan dan tetap diimbau untuk tidak memasuki zona merah yang telah dilarang

Editor: Eko Sutriyanto
IST pos PGA Sinabung
Aktivitas guguran lava gunung Sinabung dengan jarak luncur 1000 meter kembali terjadi, Rabu (28/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan Muhammad Nasrul


TRIBUNNEWS.COM, KARO 
- Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo mengalami peningkatan aktivitas yang cukup signifikan.

Data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sinabung, gunung api tertinggi di Sumatera Utara ini dalam sepekan terakhir sudah beberapa kali mengeluarkan awan panas guguran.

Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Sinabung Dr Ir Priatna, sejak tanggal 25 Oktober kemarin pihaknya telah mencatat adanya aktivitas guguran sebanyak delapan kali.

Aktivitas ini merupakan proses pertumbuhan gunung api melalui kubah lava.

"Dengan sering terjadinya awan panas guguran itu lebih bagus, karena energi yang keluar dari bumi melalui lubang gunung api dikeluarkan secara perlahan.

Jadi ini aktivitas pertumbuhan gunung api biasa," ujar Priatna, saat ditemui di pos PGA Sinabung, Jalan Kiras Bangun, Simpangempat, Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Wilayah Kecamatan Berastagi Diselimuti Abu Vulkanik Berasal dari Guguran Lava Panas Gunung Sinabung

Priatna menjelaskan, dengan adanya aktivitas ini dirinya mengatakan masyarakat tidak perlu terlampau khawatir.

Pasalnya, dengan aktivitas awan panas guguran yang dikeluarkan secara perlahan ini sampai sekarang masih belum memberikan bahaya secara langsung kepada masyarakat.

Terlebih, hingga saat ini jarak luncuran terjauh masih sepanjang 2500 meter.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved