Breaking News:

Polres Bukittinggi Tahan 2 Pengeroyok Anggota TNI dan 13 Harley Davidson

Sebelumnya, viral sebuah video rombongan pengendara motor gede alias moge mengeroyok seseorang.

istimewa
Dua pengendara moge yang keroyok anggota TNI di Bukittinggi ditahan polisi. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNNEWS.COM, BUKITTINGGI - Selain menangkap dua pengendara motor gede alias moge, Polres Bukittinggi juga menahan 13 motor Harley Davidson.

Hal ini dilakukan pihak kepolisian setelah adanya tragedi pengeroyokan 2 anggota TNI oleh rombongan moge di Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Aksi pengeroyokan itu tepatnya terjadi di Simpang Tarok, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Jumat (30/10/2020), sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawinegara mengatakan, ada 13 kendaraan yang ikut diamankan di Polres Bukittinggi.

"Kendaraan sudah diamankan. Kita cek surat-suratnya seperti STNK kendaraannya. Kalau lengkap, bisa dipertanggungjawabkan secara hukum, bisa keluar secara bertahap," katanya, Sabtu (31/10/2020).

Baca juga: Tersinggung Kerah Bajunya Ditarik saat Nonton Tari India, Pria Ini Nekat Keroyok dan Aniaya Temannya

2 Pengendara Moge Ditangkap

Dua orang anggota moge yang diduga mengeroyok dua anggota TNI di Bukittinggi, ditetapkan tersangka.

Kini, dua orang pengendara moge tersebut telah mendekam di dalam sel tahanan Mapolres Bukittinggi.

Video rekaman para anggota Club Harley Davidson mengeroyok anggota TNI itu viral di media sosial.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved