Breaking News:

Bertingkah Aneh di Dek Kapal, Pria Ini Nekat Terjun ke Laut, Nahkoda Langsung Ambil Tindakan Ini

Seorang penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Nusa Jaya tiba-tiba meloncat ke laut di Selat Sunda.

Istimewa via Kompas.com
Petugas SAR saat melakukan pencarian penumpang KMP Nusa Jaya yang jatuh di Selat Sunda(Istimewa) 

TRIBUNNEWS.COM, SERANG - Seorang penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Nusa Jaya tiba-tiba meloncat ke laut di Selat Sunda.

Nakhoda kapal, menurut tim SAR, sempat memutar tiga kali untuk mencari penumpang berjenis kelamin laki-laki dengan usia sekitar 20 tahun itu.

"Nakhoda kapal sebelumnya sudah berupaya melakukan pencarian dengan memutar sebanyak tiga kali selama 30 menit. Namun, korban tidak ditemukan," kata Humas Basarnas Banten Warsito.

Setelah tak menemukan hasil, kapal yang mengangkut 202 penumpang itu melanjutkan perjalanannya ke Pelabuhan Bakauheuni, Lampung.

Menurut Warsito, berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, korban tampak bertingkah aneh.

Petugas SAR saat melakukan pencarian penumpang KMP Nusa Jaya yang jatuh di Selat Sunda(Istimewa)
Petugas SAR saat melakukan pencarian penumpang KMP Nusa Jaya yang jatuh di Selat Sunda(Istimewa) (Istimewa via Kompas.com)

Saat itu, korban duduk di dekat dek kapal dan melihat ke arah laut dengan tatapan kosong.

Tak berselang lama, korban berdiri lalu meloncat ke laut.

Para penumpang pun segera melaporkan kejadian itu ke awak kapal.

Baca juga: Siswi SMA Nekat Terjun dari Jembatan Mojokerto Lantaran Kangen Ibunya di Medan Tapi Sulit Dihubungi

Setelah menerima laporan tersebut, tim SAR segera dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Namun, hingga malam tiba, korban yang diketahui mengenakan jaket warna merah belum ditemukan.

"Pencarian dihentikan sementara, tim sudah berada di unit siaga SAR Merak. Pencarian dilanjutkan besok pukul 07.00 WIB," ujar Warsito. (Kompas.com/Rasyid Ridho)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Penumpang Kapal Nekat Terjun ke Laut di Selat Sunda, SAR: Masih Dicari"

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved