Breaking News:

Beredar di WhatsApp, Rekaman Suara PNS Minta Honorer Dukung Paslon Pilihan di Pilkada: Ancam Pecat

"Bagi honorer maupun tenaga sukarela, siap-siap dipecat kalau tidak mengikuti ultimatum ini,” kata Sekretaris Camat Ujung Tanah, Andi Syaiful.

ilustrasi Whatsapp 

“Kalau ASN itu tugas di Kota Makassar, ya kewenangannya Pj Wali Kota Makassar. Kalau itu ASN di provinsi, itu kewenangan saya,” kata Nurdin Abdullah.

Sementara itu, Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengaku mendukung semua calon peserta Pilkada Kota Makassar.

“Tidak itu, kita mendukung semua calon. Yang terpenting, terpilih pemimpin Kota Makassar yang betul-betul membangun kota,” tuturnya.
Rudy menegaskan, aturannya bagi ASN yang tidak netral di pilkada sudah ada dan jelas dalam undang-undang.

“Yang penting, ada bukti-bukti yang bisa membuktikan oknum ASN tidak netral. Karena tidak boleh gegabah menyatakan ASN terlibat, kasihan mereka. Tidak boleh terlalu cepat menyebarkan informasi-informasi yang belum fakta,” paparnya.

Dirinya tak akan mengambil langkah hukum atas pencatutan namanya yang disebut telah menginstruksikan untuk mendukung salah satu pasangan calon pilkada.

“Tidak lah kita lapor. Saya bukan tukang lapor-lapor,” tuturnya. (Kompas.com/Hendra Cipto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beredar Rekaman Suara ASN di Makassar Minta Honorer Dukung Salah Satu Paslon Pilkada"

 
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved