Breaking News:

Erupsi Merapi

Area Wisata Kaliurang Masih Dibuka, TNGM dan Jalur Pendakian Ditutup Sementara

Selain rekomentasi BPPTKG , penutupan tersebut juga hasil koordinasi lintas sektoral di Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten

istimewa
Susana di Gunung Merapi, Sabtu (7/11/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN-  Menindaklanjuti rekomendasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terkait peningkatan status Gunung Merapi dari Waspada menjadi Siaga, Balai Taman Nasional Gunung Merapi menutup obyek wisata dan jalur pendakian Merapi untuk sementara.

Kepala BTNGM, Pujiati mengatakan, selain rekomentasi BPPTKG , penutupan tersebut juga hasil koordinasi lintas sektoral di Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten.

"Maka seluruh obyek wisata alam di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi ditutup,"katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (08/11/2020).

Obyek wisata alam dalam kawasan TNGM adalah Tlogo Muncar (Kaliurang), Tlogo Nirmolo (Kaliurang), Plunyon (Cangkringan), Kalikuning (Cangkringan), Kurang Jero (Magelang),dan Deles Indah (Klaten). 

Jalur pendakian yang ditutup adalah Jalur Selo, Kabupaten Boyolali dan Jalur Sapuangin, Kabupaten Klaten.

Baca juga: Berada di Radius 6 Kilometer dari Puncak Merapi, Warga Kaliurang Barat Siap Siaga

Terkait, masa penutupan, pihaknya belum bisa memastikan. 

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten, Aris Herbandang mengungkapkan Dinpar Sleman sudah mengoordinasikan terkait bahaya Merapi di radius 5 km. 

Ada empat destinasi wisata yang direkomendasikan tutup. Keempatnya adalah kawasan Klangon. Kinahrejo, Bunker, dan wisata Religi Turgo. 

"Wisata religi Turgo memang naik ke bukit, sehingga kami tutup,"ujarnya. 

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved