Tiga Anaknya Tewas Dalam Kecelakaan Beruntun, Ibu Menangis Histeris: Semua Habis, Mereka Hartaku
Seorang ibu menangis histeris melihat ketiga anaknya tewas dalam kecelakaan beruntun yang di Kabupaten Simalungun, Sumut, Kamis (19/11/2020).
Editor:
Widyadewi Metta Adya Irani
TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan beruntun baru saja terjadi di Jalan Asahan KM 4 Simpang Karangayer, Kelurahan Dolok Marlawan Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (19/11/2020) pagi.
Kecelakaan maut tersebut melibatkan 12 kendaraan bermotor.
Sebanyak lima orang tewas dalam kecelakaan ini.
Sementara itu, kemacetan panjang juga tak terhindari.
Baca juga: Kronologi KA Tanpa Lokomotif Jalan Sendiri, Tabrak Eskavator Mini di Stasiun Malang Kota Lama
Baca juga: Detik-detik 2 Jambret Tabrak Mobil Polisi Saat Dikejar Warga, 1 Pelaku Babak Belur Diamuk Massa
Baca juga: Pengendara RX King Tewas Tabrak Truk di Semarang
Terbaru, terungkap identitas lima korban meninggal dunia.
Menurut informasi yang dihimpun, empat korban di antaranya merupakan satu keluarga.
Keempat korban tersebut merupakan seorang kakek dan tiga cucu.
Diketahui, saat kecelakaan terjadi, sang kakek sedang memboncengkan ketiga cucunya.
Baca juga: Dua Truk Pertamina Tabrakan di Banyumas, Ini Pemicunya
Berikut identitas empat korban yang masih satu keluarga tersebut:
Love Viona Angely Sidabutar (7)
Fincent Frey Amsal Sidabutar (6)
Digibran Natanael Sidabutar (3)
Hotdiman Sidabutar (58)
Satu korban meninggal lainnya adalah Charles Sianipar (45) warga Jalan Bunga Zaitun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.
Ruliana Boru Gultom sang ibu, menangis histeris di ruang jenazah RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar.
Tangis Ruliana pun coba diredam keluarga silih berganti yang datang menghampiri.
"Sia-sia semua pengorbananku, semuanya habis, mereka hartaku."
"Gak ada lagi yang menghibur aku. Truk kurang ajarnya itu,” jerit Ruliana yang tinggal di Km 4 Simpang, Karang Anyer Kelurahan Dolok Marlawan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun.
Dari penuturan keluarga lainnya, saban waktu mertua Ruliana memang sering mengajak jalan cucu-cucunya itu.
Kesaksian Sopir Angkutan Umum
Sukatno, Sopir Angkutan Umum CV Siantar Jaya, yang merupakan saksi dan korban dari peristiwa ini menyampaikan mobilnya ditabrak angkutan umum CV Beringin Jaya yang disorong Tronton FUSO.
"Mobil saya (Siantar Jaya) ditabrak sama CV Beringin Jaya yang disorong Tronton itu."
"Waktu saya ditabrak ada empat kendaraan yang udah dihantamnya," ujar Sukatno saat dimintai keterangan.
Kanit Lakalantas Ipda Ramadhan Siregar memohon kerja sama kepada semua pihak untuk membantu petugas melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Di sini kita ada menangani kejadian laka lantas yang sama sama kita ketahui terjadi. Kami mohon kerja samanya," ujar Ramadhan.
Baca juga: Ruliana Histeris Tiga Anaknya Tewas Dalam Satu Kecelakaan Maut
Informasi yang diperoleh Tribun Medan, korban meninggal dunia empat orang dibawa ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar.
Berikut korban selamat yang dilarikan ke RSUD Vita Insani Pematangsiantar:
- Desy Noviyah Hutabarat (29) warga Jalan Viyata Yudha, Komplek Permai, Kota Pematangsiantar
- Mulyadi Harahap (72) Jalan Merauke
- Sudarman (40) warga Huta Margu Mulio, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun
- Arbain (34) warga Bah Bayu, Kelurahan Kerasaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun
- Sri Eka Novriany (38) Warga Jalan Merpati.
Baca juga: Tabrak Lari di Deli Serdang, Seorang Wanita Tewas Terseret Sejauh 10 Meter
Daftar kendaraan yang terlibat kecelakaan:
1. Fuso dengan nomor polisi BM 8238 ZU
2. Yamaha Vixion BK 6208 TAU
3. Angkutan umum Bandar Jaya BK 1132 WC
4. Honda Vario BK 4157 TAZ
5. Daihatsu Terios BK 1009
6. Fortuner hitam BK 1434 WH
7. Toyota Innova Silver BK 1811 MS
8. Angkutan umum Sinar Bangun BK 1353 TU
9. Angkutan umum Siantar Jaya BK 1145 TU
10. Honda Supra BK 4671 TAR
11. Honda Beat BK 5637 TAN
12. Honda Supra BK 5258 WAA
(alj/tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Jl Asahan Siantar, 3 Korban Kakak Adik, Jerit Tangis sang Ibu