Breaking News:

Provokator Masuk ke Barisan Aksi Tolak Kedatangan Rizieq Shihab di Banten Ditangkap, Ini Dilakukan

Secara umum aksi massa penolakan dari Ansor, Banser, Lapbas, Jalak berlangsung baik, dilakukan dengan tertib, dan menggunakan prokes

TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Aparat Polres Serang Kota mengamankan dua orang diduga provokator yang menyusup dibarisan massa aksi tolak kedatangan Rizieq Shihab di Banten 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNNEWS.COM, SERANG - Aparat Polres Serang Kota mengamankan dua orang diduga provokator yang menyusup di barisan massa aksi tolak kedatangan Rizieq Shihab di Banten.

Kabag Ops Polres Serang Kota, AKP Yudha Hermawan, mengatakan mereka masuk ke barisan massa aksi, lalu, membakar spanduk dan ban bekas.

"Sehingga menggangu konsentrasi yang menyampaikan aspirasi.

Sehingga diamankan agar tidak menggangu yang lain.

Alhamdulillah masyarakat tidak terprovokasi," kata dia, ditemui di Alun-alun Barat Kota Serang, Jumat (20/11/2020).

Setelah membakar spanduk dan ban bekas, mereka lari serta melompat pagar di alun-alun Barat Kota Serang yang setinggi satu meter.

Baca juga: Gubernur Banten, Wahidin Halim Sambut TribunBanten.com untuk Kemajuan Tanah Jawara

Melihat hal tersebut aparat kepolisian langsung berlari dan mengejar para pemuda itu.

Menurut dia, kedua orang itu dibawa masuk ke mobil patroli aparat kepolisian.

Saat ini, mereka sudah sudah dibawa ke Kantor Polres Serang Kota untuk diperiksa.

Baca juga: Kronologi Warga 2 Desa di Kupang Saling Serang, 1 Orang Tewas Terkena Panah, 4 Lainnya Luka-luka

"Yang diamankan bukan bagian dari massa aksi. Tadi yang aksi dari Ansor, Banser, Lapbas, Jalak.

Mereka menyampaikan aspirasi dengan baik, tertib, dan menggunakan prokes," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunbanten.com dengan judul Dua Orang Diduga Provokator Masuk ke Barisan Aksi Tolak Kedatangan Rizieq Shihab di Banten

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved