Breaking News:

Balita Babak Belur Dihajar Lalu Dikejar Tetangga sampai Rumah, gara-gara Dituduh Rusak Tanaman Hias

Bocah di Palembang itu akhirnya diantar sang ibu untuk melaporkan penganiayaan itu ke Polrestabes Palembang, Rabu (16/12/2020).

en.sun.mv
Ilustrasi penganiayaan. Seorang balita berinisial AS (4) menjadi korban penganiayaan tetangganya, RH. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang balita berinisial AS (4) menjadi korban penganiayaan tetangganya, RH.

Bocah di Palembang itu akhirnya diantar sang ibu untuk melaporkan penganiayaan itu ke Polrestabes Palembang, Rabu (16/12/2020).

Ibu korban, AN (32), menceritakan, ia semula terkejut melihat AS pulang ke rumah mereka di Kecamatan Kalidoni, Palembang, dalam kondisi menangis.

Baca juga: Guru di Cianjur Setahun Cabuli 9 Murid Laki-laki, Kasus Serupa Guru Sodomi Siswa Laki-laki 20 Kali

Ibu AN semakin emosi mendapati muka anak laki-lakinya itu sudah kondisi babak belur.

"Bahkan anak saya dikejar sampai rumah oleh RH Ini," kata AN saat membuat laporan.

Menurut AN, AS semula sedang bermain di dekat pekarangan rumah pelaku.

Saat itu, korban pun dikatakan merusak bunga milik pelaku.

Tanpa ampun, AS pun dipukuli pelaku sampai mengalami luka memar di wajah dan kepala.

"Anak saya dibilang merusak bunganya, tapi kan semestinya tidak dianiaya begini, bisa diomongi baik-baik," ujarnya.

Baca juga: Abaikan Peraturan Demi Berfoto, Turis Ini Tewas Setelah Terjatuh dari Tebing

Akibat dianiaya, AS menjadi murung dan sering ketakutan karena mengalami trauma.

"Saya minta pelaku beratanggung jawab," tegas AN.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene membenarkan pihaknya menerima laporan kasus penganiayaan.

Saat ini, petugas sedang melakukan penyelidikan dengan memeriksa korban serta melakukan visum terhadap AS.

"Kasusnya sekarang ditangani unit PPA, terlapor akan kami periksa," ungkapnya. (Kompas.com/Aji YK Putra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dituduh Rusak Tanaman Hias, Bocah 4 Tahun Babak Belur Dianiaya Tetangga"

Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved