Breaking News:

FAKTA di Balik Video 'Dinosaurus' Ngamuk di Magetan: Bagian dari Promosi, Terjawab Wujud Aslinya

Video seekor dinosaurus yang diturunkan dari truk dan mengamuk viral di media sosial. Inilah fakta sebenarnya.

Instagram.com/@mojosemiforestpark
Berikut fakta di balik viralnya video dinosaurus diturunkan dari truk dan mengamuk mirip seperti asli di Mojosemi Forest Park. 

Viralnya video dinosaurus yang mengamuk saat diturunkan dari truk berdampak pada kedatangan di tempat wisata Mojosemi Forest Park.

Diketahui, sejak pandemi Covid-19 mewabah, Mojosemi Forest Park ikut terkena imbasnya.

Pandemi membuat pengunjung yang datang ke tempat wisata di Magetan, Jawa Timur ini berkurang drastis.

Namun, setelah video 'dinosaurus' viral di media sosial, banyak warga yang penasaran dan mulai mengunjungi Mojosemi Forest Park.

Nanang Sedayu membenarkan hal tersebut.

Pihaknya mengatakan, meski di tengah pandemi, Mojosemi Forest Park telah menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Kebetulan hari ini (Selasa, 15 Desember 2020) sudah mulai ada yang berkunjung."

"Mereka penasaran, tapi tetap kita mengkondisikan mereka yang berkunjung harus menyesuaikan dengan situasi yang sekarang, prokes itu harus wajib," kata Nanang kepada Tribunnews, Selasa (15/12/2020).

Di sisi lain, Nanang menyebut dinosaurus jenis triceratops yang viral itu dibuat sendiri di dalam negeri.

Ia menuturkan, pihak Mojosemi Forest Park memiliki tim khusus untuk membuat dinosaurus tersebut.

Buntut viralnya video Dinosaurus mengamuk, Mojosemi Forest Park buat warga penasaran.
Buntut viralnya video Dinosaurus yang diturunkan dari truk dan mengamuk, Mojosemi Forest Park buat warga penasaran.

"Betul dibikin sendiri dari Mojosemi Forest Park, ada tim kita yang buat," tutur Nanang.

Adapun dinosaurus tersebut rupanya animatronik yang dibuat mirip dengan triceratops asli.

Animatronik adalah penggunaan robot untuk meniru binatang agar tampak seperti asli atau hidup.

"Iya, asli dinosaurus tapi di dalamnya ada orangnya, istilahnya animatronik."

"Jadi kita produksi dinosaurus yang menyesuaikan aslinya, dengan bahan-bahan, suara, dan gerakannya sama," tutur Nanang.

(Tribunnews.com/Maliana)

 
Penulis: Inza Maliana
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved