Breaking News:

Tiga Korban Kebakaran akibat Tabung Gas Melon Bocor di Tasik Meninggal

Lurah Sukamaju Kidul, Deden Wahyu, mengungkapkan, Usman dan Joni meninggal Selasa serta Yuyut (65) meninggal Rabu

NST
ilustrasi mayat 

Sementara itu ledakan gas melon juga terjadi di lapak usaha tahun goreng milik Nanang (55), warga Perum Kopti Kuningan.

“Ledakan keluar diduga kuat dari tujuh tabung gas melon saat kobaran api terjadi tadi,” kata Kepala Damkar Kuningan, Khadafi, saat memberikan keterangan kepada wartrawan, Kamis (17/12/2020).

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun kerugian yang dialami pengusaha tahu goreng ditaksir sebesar Rp 20 juta.

"Perincian itu dari kerugian luas bangunan. Kemudian sebanyak dua set kompor gas dan tujuh buah gas serta bahan baku pembuatan tahu,” ungkap Khadafi.

Akibat peristiwa itu, Nanang pun lemas.

Lokasi tabung gas elpiji 3 kg meledak di Bekasi Barat, Kota Bekasi
Lokasi tabung gas elpiji 3 kg meledak di Bekasi Barat, Kota Bekasi (Humas Polres Metro Bekasi Kota)

Berdasarkan data terhimpun, lapak usaha Nanang terbakar diduga kuat ada kebocoran pada tabung gas yang tak jauh dari tempat penggorengan tahu.

“Ya, tadinya gas habis dan sudah diganti ulang. Mungkin dari sana. Kobaran api begitu cepat menghabiskan bangunan lapak usaha kami,” ungkap Nanang.

Saat berlangsung hujan cukup besar, kata Nanang, kobaran api begitu cepat merambat dan menghabiskan bangunan dan sejumlah alat goreng. 

“Tadi pas api besar itu sekitar jam setengah enam sore, terus menghubungi Damkar dan langsung mematikan kobaran api di sini,” katanya. 

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Suami Istri Renta dan Warga yang Terbakar Akibat LPG Bocor di Indihiang Tasik Akhirnya Meninggal

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved