Breaking News:

Pasutri dan Keponakan Dianiaya Pakai Parang, Berawal dari Tegur Pelaku yang Mabuk untuk Pulang

Pasangan suami istri (pasutri) dan keponakannya dianiaya pakai parang, awalnya korban ingatkan pelaku yang mabuk untuk pulang.

net
Pasangan suami istri (pasutri) dan keponakannya dianiaya pakai parang, awalnya korban ingatkan pelaku yang mabuk untuk pulang. 

Laporan Wartawan Tribun Palopo, Arwin Ahmad

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan suami istri (pasutri) dan keponakannya dianiaya pakai parang.

Peristiwa itu terjadi berawal saat pasutri tersebut mengingatkan pelaku yang sedang mabuk untuk pulang.

Keponakan pasutri yang berusaha melerai juga ikut dianiaya oleh pelaku.

Penganiayaan itu terjadi di Kelurahan Binturu, Kecamatan Wara Selatan, Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (1/1/2021) dini hari.

Pasutri yang menjadi korban yakni Syamsuddin (51), dan Subaedah (48).

Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Mega Buana Palopo dengan menggunakan mobil patroli Polsek Wara Selatan.

Baca juga: Seorang Janda Dianiaya hingga Nyaris Dirudapaksa, Pelaku Tiba-tiba Masuk Lewat Jendela Kamar

Baca juga: Fakta Baru Ibu Aniaya Bayinya Hingga Tewas di Ponorogo, Ada 29 Luka di Sekujur Tubuh

Salah satu korban Naufal (17) keponakan dari pasutri ini mengaku dirinya hanya melerai antara pelaku dengan korban (pasutri), namun dirinya justru ikut terkena sabetan.

“Hanya melerai ji ka antara ini pelaku dengan korban (Pasutri), tapi kena ka juga parang, pelakunya kabur,” ungkapnya kepada wartawan.

Korban Naufal mengalami luka robek pada bagian dada kiri.

Halaman
12
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved