Breaking News:

Virus Corona

Rata-rata Berstatus OTG, Pasien Gangguan Jiwa di RSKD Dadi Makassar Positif Covid-19

Guna minimalisir penularan lebih lanjut, pihak rumah sakit membuat ruangan khusus karantina khusus untuk pasien ODGJ yang terkonfirmasi Covid-19.

(Shutterstock/Petovarga)
Ilustrasi virus corona, gejala virus corona, gejala Covid-19, pasien virus corona 

TRIBUNNEWS.COM - Sejak Desember 2020 tercatat 80 pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar diketahui positif terpapar virus corona (Covid-19).

Direktur RSKD Dadi Makassar, Arman Bausat mengatakan 80 pasien orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ) yang positif Covid-19 umumnya berstatus orang tanpa gejala. 

Untuk meminimalisasi penularan lebih lanjut, pihak rumah sakit kini membuat ruangan khusus karantina khusus untuk pasien ODGJ yang terkonfirmasi Covid-19

"Kalau untuk non ODGJ itu ada 200 tempat tidur. Kalau ODGJ itu ada sekitar 100 tempat tidur. Seluruhnya yang kami siapkan ada 340 tempat tidur," kata Arman saat dikonfirmasi via telepon, Sabtu (2/1/2020).

Arman menyebutkan, para pasien diduga terpapar dari pasien ODGJ yang baru masuk setelah bulan September. 

Baca juga: Update Corona 2 Januari 2021:Tambahan Kasus di Mesir,Total 2.498 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri

Menurut dia, sejak bulan April hingga September hanya ada dua pasien gangguan jiwa yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Pihak rumah sakit melakukan proteksi ketat dengan memberlakukan uji swab bagi pasien yang baru masuk.

Namun sejak kasus Covid-19 di Makassar melandai di bulan September, pihak rumah sakit hanya memberlakukan tes cepat atau rapid test bagi pasien gangguan jiwa yang dirujuk ke RSKD Dadi. 

Arman pun kaget ketika di awal bulan Desember satu per satu pasien gangguan jiwa terpapar Covid-19

"Langsung kami tracing pasien jiwa. Kami swab semua, yang positif langsung kami pindahkan. Saya langsung buat ruang perawatan khusus untuk ODGJ. Ruang khusus Covid-19 untuk ODGJ. Yang Covid-19 sekarang 80 lebih," ujar Arman. 

Arman pun berharap jumlah pasien gangguan jiwa yang terpapar virus corona tidak lagi bertambah.

Dia mengimbau non gangguan jiwa yang berobat di RSKD Dadi untuk tidak panik meski juga menyarankan untuk tidak meremehkan virus ini. 

"Saya kebetulan pernah sakit, Covid-19 juga. Jadi saya imbau pasien-pasien yang masuk tolong jangan lalai dengan protokol kesehatan. Memang kita jenuh tapi jangan menyerah," ucap Arman. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 80 Pasien Gangguan Jiwa di RSKD Dadi Makassar Positif Covid-19

Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved