Breaking News:

2 Terduga Teroris yang Tewas Ditembak jadi Donatur Bom Bunuh Diri di Filipina, Nyaris Gabung ISIS

Dua terduga terosis tewas ditembak di Makassar. Kedua pelaku disebut menjadi donatur aksi teror bom di gereja Zolo, Filipina.

Muslimin Emba/Tribun Timur
Suasana di depan ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Jl Kumala, Makassar, Rabu (612021) siang. Dua terduga teroris MR dan SA ditembak mati di Makassar. 

TRIBUNNEWS.COM - Dua terduga terosis tewas ditembak di Makassar.

Kedua pelaku disebut menjadi donatur aksi teror bom di gereja Zolo, Filipina.

Dua teroris beserta keluargaya juga pernah berupaya bergabung dengan ISIS.

Hal itu diungkapkan Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam, saat meninjau lokasi penggerebekan di Perumahan Villa Mutiara, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Rabu (6/1/2021) siang.

"(Terlibat ) dalam pengiriman dana kepada pelaku bom bunuh diri di gereja katedral Zolo, Filipina. Di mana pelaku merupakan kelompok jamaah villa mutiara," kata Merdisyam.

Selain itu, kata Merdisyam, MR dan SA beserta keluarganya pernah berupaya bergabung ISIS di Suriah.

"Pada tahun 2016 bersama keluarga hijrah bermaksud bergabung organisasi ISIS di Suriah, namun dapat dibatalkan di bandara Soetta," ujarnya.

Lebih lanjut, Merdisyam mengungkapkan, kelompok yang ditangkap itu, kerap melakukan latihan menembak di gunung.

Baca juga: 2 Terduga Teroris Tewas Ditembak Densus 88 di Makassar, Pelaku Melawan Pakai Parang dan Senapan

Baca juga: 20 Terduga Teroris Ditangkap di Makassar, 2 di Antaranya Ditembak Mati, Tergabung dalam Jaringan JAD

Baca juga: Densus 88 Tembak Mati 2 Terduga Teroris, 18 Ditangkap

"Dan mulai bulan oktober 2020 lalu secara rutin melakukan latihan nembak dan naik gunug atau idat," beber Merdisyam.

Keduanya, MR dan SA merupakan pimpinan kelompok JAD yang bermarkas di Villa Mutiara.

Halaman
12
Editor: Miftah
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved