Breaking News:

Warga Curhat Urus Tanah Habis Uang Banyak Gak Kelar Malah Dibentak Kades, Pak Camat Beri Klarifikasi

Seorang warga di Desa Cihuni Kecamatan Pesawahan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengeluhkan surat tanah yang ia urus belum jadi-jadi.

Editor: Hendra Gunawan
Tribunnews
Ilustrasi sertifikat tanah. Berikut cara mengecek sertifikat tanah yang asli. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNNEWS.COM, PURWAKARTA -- Seorang warga di Desa Cihuni Kecamatan Pesawahan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengeluhkan surat tanah yang ia urus belum jadi-jadi.

Padahal ia sudah keluar banyak uang. Yang ada ia malah merasa dibentak-bentak oleh pak kepala desa.

Keluhan yang ditulis dalam media sosial tersebut langsung direspon oleh Pak Camat.

Camat Pasawahan, Helmi Setiawan angkat bicara terkait kasus yang viral di media sosial setelah akun Facebook @Dinhand memposting terkait sikap kades di Purwakarta bentak warga.

Kades itu adalah Tatang Suhendran. Kades Cihuni Tatang Suhenda yang dia rasa membentaknya saat hendak mengambil kembali surat dokumen tanah.

Baca juga: Jokowi Ingatkan Masyarakat Hati-hati Gunakan Sertifikat Lahan untuk Jaminan Pinjaman ke Bank

Helmi mengatakan dalam rekaman video yang menampilkan Kades Cihuni tengah menjelaskan kepada Dini Handayani (30) pemilik akun @Dinhand bahwa dirinya tengah sakit.

"Saya tahu pa kades orangnya tak seperti itu (tukang marah atau bentak-bentak). Dia (kades) memang seperti itu intonasi bicaranya. Jadi, mungkin si ibu yang terlalu terbawa perasaan," ujar Camat Pasawahan saat dikonfirmasi Tribun Jabar, Kamis (7/1/2021) melalui sambungan telepon.

Kemudian, ketika disinggung lamanya proses pembuatan surat tanah yang dikeluhkan lama oleh Dini, Camat menjelaskan bahwa memang lantaran kondisi Kades Cihuni tersebut tengah sakit sehingga surat pembuatan tanah itu menjadi terhambat.

Baca juga: Politikus Demokrat: Vaksin Covid-19 Harus Ada Izin Edar dan Sertifikat Halal

"Ya kan karena pa kadesnya sakit. Jadi ya agak lama. Belum lagi kan saat Desember itu banyak liburnya dan baru masuk pada 4 Januari lalu," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved