Breaking News:

Seorang Pria di Bandung Terkapar Bersimbah Darah, Ada 50 Luka Tusuk dan Sayatan di Tubuhnya

Adang Suganda (28) meregang nyawa setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit kurang lebih selama 43 jam.

Editor: Adi Suhendi
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Jenazah 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Adang Suganda (28) meregang nyawa setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit kurang lebih selama 43 jam.

Awalnya Adang Suganda ditemukan warga dalam kondisi bersimbah darah di Kampung Babakan Nugraha, Desa Cangkuangkulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu.
Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit terdekat dan mendapatkan perawatan.

Namun, belum sampai dua hari nyawa korban tak terselamatkan dan meninggal dunia.

Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Warga Dayeuhkolot Bandung di Sawah, Ini Penjelasan Polisi

"Korban meninggal dunia setelah dirawat selama 43 jam," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung, AKP Bimantoro Kurniawan, melalui pesan singkatnya, Minggu (31/1/2021).

Bimantoro menduga, Adang merupakan korban penganiayaan.

Sebab, terdapat luka sebanyak 50 tusukan di bagian badan dan sayatan di kepala.

"Korban mengalami lebih dari 50 tusukan," ujar dia.

Baca juga: Ada 50 Titik Tusukan dan Sayatan pada Tubuh Adang yang Diduga Korban Pengeroyokan di Bandung

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, perisitiwa dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan kematian korban ini terjadi pada tanggal 24 Januari 2021 lalu.

Perisitiwa itu dilaporkan warga yang menelepon petugas jaga Polsek Dayeuh Kolot.

Petugas kemudian mendatangi tempat kejadian perisitiwa (TKP).

Menurut saksi, korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di lokasi TKP dengan posisi terlentang di jalan gang pemukiman warga.

Baca juga: Pria Tewas Bersimbah Darah di Jalan Raya Bandung-Sumedang, Alami Luka Tusuk di Dada

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved