Breaking News:

Cerita Anak-anak di Kaki Gunung Von Belajar di Sekolah Rimba, Mereka Kesulitan Berbahasa Indonesia

Jangankan sekolah, fasilitas kelistrikan hingga sinyal provider belum mampu menembus rimba hingga sampai ke Dusun Ratanagiri Arama.

Dok Sekolah Rimba
Siswa sekolah rimba tengah menyimak pelajaran dari tenaga relawan. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Henrik Toatubun

TRIBUNNEWS.COM, AMBON - Meski jauh dari fasilitas memadai, sejumlah anak-anak fokus menyimak penyampaian materi pembelajaran dari seorang tenaga relawan.

Sesekali mereka meregangkan tubuh, lantaran letih duduk tanpa sandaran.

Mereka adalah sekelompok anak yang tidak sempat mengeyam indahnya bangku pendidikan.

Tinggal di kaki Gunung Von yang berjarak 15 kilometer dari Desa Induk, Atiahu, Kecamatan Siwalat, Seram bagian Timur membuat mereka jauh dari fasilitas.

Jangankan sekolah, fasilitas kelistrikan hingga sinyal provider belum mampu menembus rimba hingga sampai ke Dusun Ratanagiri Arama.

Secara Administrasi, Dusun Ratanagiri Arama masuk dalam wilayah Desa Adabai, Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.

Siswa sekolah rimba tengah menyimak pelajaran dari tenaga relawan.
Siswa sekolah rimba tengah menyimak pelajaran dari tenaga relawan. (Dok Sekolah Rimba)

Namun dari petuanan adat, masuk wilayah Desa Atiahu.

"Di dusun ini, ada sekitar 50 anak usia sekolah," ungkap salah satu relawan pendidikan, Gantang Louw, kepada TribunAmbon.com, Senin (1/2/2021) siang.

Untuk menuju Desa Atiahu, warga harus melintasi gunung dan sungai dengan berjalan kaki lebih dari enam jam.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved