Breaking News:

Kakek 78 Tahun di Aceh Besar Rudapaksa 4 Anak di Bawah Umur, Pelaku Divonis 15 Tahun Penjara

Kakek 78 tahun rudapaksan empat anak di bawah umur. Pelaku divonis hukumana 15 tahun penjara.

wytv.com
Ilustrasi penjara- Kakek 78 tahun rudapaksan empat anak di bawah umur. Pelaku divonis hukumana 15 tahun penjara. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar

TRIBUNNEWS.COM- Kakek 78 tahun rudapaksan empat anak di bawah umur.

Pelaku divonis hukumana 15 tahun penjara.

Mahkamah Syar’iyah Jantho kembali menggelar sidang dengan agenda pembacaan putusan terhadap kasus seorang kakek asal Montasik berusia 78 tahun yang melakukan pemerkosaan atau rudapaksa terhadap 4 Anak dibawah umur yang terdaftar dengan register Nomor 19/JN/2020/MS.Jth.

Tak tanggung-tanggung, kakek 78 tahun berinisial MN itu divonis majelis hakim dengan hukuman selama 180 bulan atau 15 tahun penjara.

Vonis ini lebih berat dari tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut terdakwa sebanyak 150 bulan atau 12,5 tahun penjara.

Vonis lebih berat dari tuntutan atau rekuisitor dari JPU Kejari Aceh Besar itu karena majelis hakim mempertimbangkan jumlah korban anak-anak sebanyak 4 orang.

Terlebih lagi, korban anak-anak yang masih berusia di bawah umur itu masih bocah, bahkan ada yang masih berusia balita (5 tahun).

Baca juga: Seorang Pria Hamili Anak Tetangga, Ternyata juga Pernah Rudapaksa Anak Tiri, Dipergoki Istri

Baca juga: Oknum ASN Rudapaksa Belasan Anak di Bawah Umur, Modus Ajak Korban Beli Sesuatu, Beraksi di Hutan

Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho, Siti Salwa, SHI, MH, melalui Humasnya, Tgk Murtadha Lc, kepada Serambinews.com, Selasa (2/2/2020), mengatakan, majelis hakim yang memeriksa perkara tersebut dipimpin oleh Ervy Sukmarwati, SHI, MH, yang juga Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho.

Dijelaskan Tgk Murtadha, dalam sidang itu, Ketua Majelis Hakimrvy Sukmarwati tersebut dibantu dua hakim anggota, yakni Drs H Ridhwan dan Fadhlia Ssy.

Halaman
12
Editor: Miftah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved