Breaking News:

Pakaian ASN Kota Padang Dibedakan, BKPSDM: Misal, Kalau Dia Honorer Tidak Bisa Ngaku-ngaku PNS

epala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Suardi menjelaskan terkait aturan membedakaan dinas ASN

Tribunnews/JEPRIMA
ILUSTRASI Seragam PNS - Pakaian ASN Kota Padang Dibedakan, BKPSDM: Misal, Kalau Dia Honorer Tidak Bisa Mengaku-ngaku PNS 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Suardi menjelaskan terkait aturan membedakaan pakaian dinas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya, tujuan dari aturan tersebut untuk memberitahu kepada masyarakat.

Utamanya mengetahui mana yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS), tenaga honorer dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

"Kemudian untuk memudahkan pemberian sanksi bagi yang nakal. Misal, kalau dia honorer tidak bisa mengaku-ngaku PNS, karena akan tampak dari pakaiannya,”ujar Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Suardi melalui telepon, Senin (1/2/2021).

PNS pria dan wanita di Pemkot Padang mengenakan pakaian berwarna kuning khaki dengan atribut lengkap setiap hari Senin dan Selasa.

Baca juga: Aturan Baru: PNS Dilarang Berhubungan dengan HTI dan FPI, Ini Sanksinya Jika Dilanggar

Kelengkapan atribut itu yakni papan nama, lambang Korpri, serta pin anti sogok.

PNS wanita mengenakan jilbab warna kuning kecokelatan.

“Seluruh PNS mengenakan sepatu pantofel hitam,” kata Suardi.

Pada hari Rabu, seluruh PNS wajib mengenakan baju putih dengan celana dan sepatu berwarna hitam.

Sedangkan pada hari Kamis, PNS mengenakan batik.

Halaman
12
Editor: Endra Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved