Breaking News:

Mantan Pegawai Bank Edarkan Uang Palsu Rp 600 Juta sampai ke Kalimantan, Dilakukan Sejak 2019

Seorang mantan pegawai bank di Kabupaten Majalengka mengedarkan uang palsu (upal) senilai Rp 600 juta.

Tribun Lampung/Deni Saputra
Seorang mantan pegawai bank di Kabupaten Majalengka mengedarkan uang palsu (upal) senilai Rp 600 juta. Uang palsu itu diedarkan pelaku di Madura hingga Kalimantan. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Eki Yulianto

TRIBUNNEWS.COM - Seorang mantan pegawai bank di Kabupaten Majalengka mengedarkan uang palsu (upal) senilai Rp 600 juta.

Uang palsu itu diedarkan pelaku di Madura hingga Kalimantan.

Aksi pelaku mengedarkan uang palsu itu sudah dilakukan sejak 2019.

Kapolres Majalengka, AKBP Syamsul Huda melalui Kasat Reskrim, AKP Siswo DC Tarigan mengatakan pelaku upal tersebut berinisial AA (43), merupakan warga Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka.

Diketahui, pelaku pernah bekerja sebagai analis kredit di satu bank selama kurang lebih tiga tahun.

"Dari 2019, pelaku mengedarkan di Kabupaten Majalengka, Indramayu, Madura, Kalimantan," ujar Siswo, Kamis (4/2/2021).

Baca juga: Edarkan Uang Palsu, IRT di Balikpapan Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Baca juga: Pria Ditangkap karena Tinggal di Bandara Selama 3 Bulan Pakai ID Palsu, Takut Pulang karena Corona

Sementara, dari tempat kejadian perkara (TKP) polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti.

Yakni, sebanyak 171 lembar uang palsu pecahan seratus ribu rupiah.

"Tersangka hingga diamankan polisi diperkirakan sudah mengedarkan uang sebesar Rp. 600.000.000," terang dia.

Halaman
12
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved