Detik-detik Begal Tewas Dihajar Massa, Modus Pura-pura Bantu Korban Dorong Motor

Komplotan bekal beraksi di Desa Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara pada Minggu (14/2/2021) kemarin.

Editor: Endra Kurniawan
tribun jabar
Ilustrasi begal - Detik-detik Begal Tewas Dihajar Massa, Modus Pura-pura Bantu Korban Dorong Motor 

TRIBUNNEWS.COM - Komplotan bekal beraksi di Desa Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara pada Minggu (14/2/2021) kemarin.

Pelaku yang berjumlah 3 orang itu bermodus pura-pura membantu korban dorong motor.

Kejadian tersebut kemudian diketahui warga dan mengerjar para pelaku.

Akibatnya seorang pelaku yang diduga menggunakan senjata tajam tewas diamuk massa.

Informasi dihimpun, pelaku perampokan yang identitasnya belum diketahui ini menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Senin (15/2/2021) malam.

Baca juga: Pelaku Begal Sadis yang Kerap Beraksi di Tanjung Priok Ditembak Polisi

Pria Mr X tersebut tewas akibat luka parah dihajar massa.

Ditemui di kediamannya, kakak korban bernama Uci (24) menceritakan kronologis aksi perampokan yang dialami adiknya Tri Andika (17) bersama dua teman adiknya terjadi pada Minggu (14/2/2021) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

"Adik saya tarik tiga mengendarai sepeda motor Honda Beat, mau melihat jarang kepang di Batangkuis," ujarnya.

Lanjut wanita yang menggunakan hijab hijau ini, karena pertunjukan kuda kepang tersebut tidak ada, maka adiknya bersama dua temannya pulang ke rumah.

"Jadi saat di jalan, Apes, diperjalanan pulang sepeda motor korban malah mogok," ungkapnya ketika dijumpai di rumahnya Jalan Puskesmas Desa Bandar Kalilah Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (16/2/2021) sore.

Informasi lain yang didapat, ketiga pelaku yang diduga kawanan begal ini, bermodus menawarkan bantuan.

Meski sempat menolak, ketiga bocah ini akhirnya menerima bantuan ketiga pelaku untuk mendorong sepeda motor yang dikendarai korban.

Lanjut Uci, pas di jalan ada tiga orang laki-laki naik sepeda motor Vega, menawarkan bantuan mendorong.

"Dua orang ditinggalkan jalan kaki, satu orang saja yang bawa, adik saya (Andika). Pas di jalan posisi langsung ditodong pisau, pelaku mengancam kalau mau selamat diam aja," kata Uci.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved