Breaking News:

Pengakuan Pasutri Asal Bandung yang Jual Putrinya di Kediri: Saya Tidak Memaksa Anak Saya

Peristiwa pembunuhan M (16), gadis asal Bandung di sebuah hotel di Kota Kediri, Jawa Timur, mengungkap adanya kelompok pelaku prostitusi online.

Surya Malang
Tersangka Nia Kurniasih saat diwawancarai oleh Kasatreskrim Polresta Kediri AKP Verawati Thaib 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peristiwa pembunuhan M (16), gadis asal Bandung di sebuah hotel di Kota Kediri, Jawa Timur, mengungkap adanya kelompok pelaku prostitusi online.

Kasus itu terungkap setelah polisi menangkap Refi Purnomo (23), seorang pria asal Kabupaten Tuban, sebagai pelaku pembunuhan M.

Kini, Refi Purnomo ditahan dengan status tersangka tunggal kasus dugaan pembunuhan.

Adapun para anggota jaringan prostitusi yang diungkap polisi itu adalah perempuan berinisial NK (38), laki-laki inisial DK (35), serta laki-laki inisial DR (22).

Selain tiga orang itu, korban pembunuhan berinisial M dan seorang perempuan berinisial T (15) juga terlibat dalam jaringan prostitusi online itu.

Mereka ditetapkan sebagai korban ekploitasi anak.

Pasutri Jual Anak Kandung

Pasangan suami istri NK (38) dan DK (35) asal Bandung mengakui telah menjual anak kandungnya ke pria hidung belang.

Pelaku juga mengaku tak pernah memaksa anaknya untuk melakukan transaksi esek-esek tersebut.

Ia nekat menjadi muncikari karena terlilit utang.

NK (38) dan DK (35), pasutri asal Bandung Jawa Barat ternyata telah melacurkan anak kandungnya T sejak awal Februari 2021.

Halaman
1234
Editor: Sanusi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved