Breaking News:

Siswi SMP Dicekik hingga Tewas di Mobil, Jasadnya Dibuang di Jalan, Pelaku Jalani Sidang Perdana

Seorang siswi SMP dibunuh di dalam mobil. Korban tewas dicekik oleh pelaku. Pelaku pun kini sudah menjalani sidang perdana.

wytv.com
Ilustrasi penjara- Seorang siswi SMP dibunuh di dalam mobil. Korban tewas dicekik oleh pelaku. Pelaku pun kini sudah menjalani sidang perdana. 

Kemudian penasihat hukum Anak dari Posbakum yaitu Sandi Baiwa dan panitera pembantu Desi Wulandari.

Sidang diawali dengan pembacaan surat dakwaan yang dilakukan secara virtual oleh jaksa penuntut anak.

Setelah selesai, sidang diskors majelis hakim dan kemudian dilanjutkan pada pukul 15.30 wib dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi yang dihadirkan jaksa.

Terdakwa Anak MAA didakwa melanggar Pasal 80 Ayat (3) Jo Pasal 76 C UU. No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU. No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo UU. No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak dan atau Pasal 338 KUHP Jo UU. No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.

"Sidang digelar secara tertutup dihadiri langsung oleh terdakwa, orangtua, penasihat hukum, Bapas, jaksa, dan majelis hakim anak," tambah Sumriadi.

Baca juga: Suami Tega Bunuh Istri yang Hamil 6 Bulan di Depan Anak Gara-gara Korban Makan Lontong dari Tetangga

Baca juga: Seorang Pria Gorok Leher Sendiri di Depan Tante hingga Tewas, Sempat Halusinasi Mau Dibunuh Orang

Baca juga: Siswa SMP di Sidoarjo Jadi Korban Pembunuhan Berencana, Modus Diajak Ngopi Lalu Dijerat Lehernya

21 Adegan Diperagakan Pembunuh Siswi SMP di Pelalawan

Penyidikan kasus pembunuhan Siswi SMP Bernas Pangkalan Kerinci Intan Aulia Sari (15) mulai dirampungkan oleh Polres Pelalawan sejak pelaku ditangkap pada Jumat dua pekan lalu.

Pelaku merupakan Anak di Bawah Umur (ADU) berinisial A, saat ini berusia 17 tahun dan duduk di bangku kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baik tersangka maupun korban yang masih kelas 3 SMP, sama-sama anak di bawah umur.

Polres Pelalawan cukup berhati-hati dalam menyidik perkara ini karena melibatkan remaja yang belum cukup umur.

Halaman
1234
Editor: Miftah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved