Breaking News:

Dibakar Hidup-hidup oleh Suami, Sebelum Tewas Rani Minta Ibunya Jangan Dendam, Kemudian Minta Maaf

Rani Andriani sempat mendapat perawatan di rumah sakit selama satu bulan. Namun, nyawanya tak bisa diselamatkan.

Editor: Willem Jonata
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

Dari sana, Rani Andriani dirujuk ke RSUD Deliserdang.

Karena perlu mendapatkan perawatan yang intensif, Rani Andriani kemudian dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan.

Di RSUP HAM Medan, Rani Andriani sempat satu minggu dirawat.

Rani Andriani saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Yati pun bercerita bagaimana Rani Andriani begitu tersiksa menahan sakit akibat luka bakar yang dideritanya.

Saat suster memasang alat bantu pernafasan, Rani Andriani merintih kesakitan.

Yati yang selalu mendampingi putrinya itu sempat tak kuasa menahan tangis.

Meski kondisi ini pahit, namun Yati harus menguatkan diri.

Dia tidak ingin merusak mental Rani Andriani yang perlu dukungan dari pihak keluarga.

Selama proses perawatan, Yati pun pontang-panting mencari dana.

Baca juga: Pasangan Kumpul Kebo Rutin Bikin Konten Porno, Diunggah di Pornhub, Terciduk oleh Patroli Cyber

Dia harus berutang ke sana dan ke sini untuk kesembuhan anaknya itu.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved