Jumat, 29 Agustus 2025

Erupsi Gunung Merapi

UPDATE Gunung Merapi 26 Maret: 4 Kali Guguran Lava Pijar, Jarak Luncur 900 Meter

Secara meteorologi, cuaca Gunung Merpai berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan tenggara.

Editor: Dewi Agustina
Tribun Jogja/Setya Krisna Sumarga
Gunung Merapi (2.965 mdpl) yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta menampakkan diri secara utuh dari kaki hingga puncaknya sepanjang Rabu (24/3/2021) pagi hingga siang. Jejak awan panas besar yang terjadi pada Selasa (23/3/2021) terlihat jelas di sepanjang sisi sektor barat dan selatan gunung, ditandai sebaran debu vulkanik berwarna putih abu-abu. Pemandangan lain di sektor barat daya, tampak pasir menghampar luas sepanjang jalur guguran material lava sejak erupsi 4 Januari 2021. Tribun Jogja/Setya Krisna Sumarga 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan pada Jumat (26/3/2021) pukul 00.00-06.00 WIB teramati 4 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 900 m ke arah barat daya.

Pada periode tersebut, gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III.

Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 200 m di atas puncak kawah.

Kegempaan yang terjadi di antaranya 38 gempa guguran dengan amplitudo 3-22 mm dan durasi 11-105 detik.

Secara meteorologi, cuaca Gunung Merpai berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan tenggara.

Suhu udara 14-21 °C, kelembaban udara 73-95 persen, dan tekanan udara 567-708 mmHg.

Hanik menyampaikan, Gunung Merapi sampai saat ini masih berstatus siaga (level III).

Potensi bahaya saat ini, kata Hanik, berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

Aktivitas kegempaan yang terjadi pada periode tersebut di antaranya 37 gempa guguran dengan amplitudo 3-34 mm dan durasi 10-96 detik, 3 gempa hybrid/fase banyak denga amplitudo 2-3 mm, S-P 0.3-0.4 detik, dan durasi 5-7 detik.

Secara meteorologi, cuaca berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 14-22 °C, kelembaban udara 73-95 persen, dan tekanan udara 565-704 mmHg.

Volume curah hujan 3 mm per hari.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi 13 Maret 2021: Teramati 7 Kali Guguran Lava Pijar

Baca juga: UPDATE 6 Jam Terakhir Terjadi 13 Kali Guguran Lava Pijar Gunung Merapi

Sementara itu sehari sebelumnya, Kamis (25/3/2021) pukul 18.00-24.00 WIB, teramati 2 kali guguran lava pijar Gunung Merapi (2.968 mdpl) dengan jarak luncur maksimum 500 m ke arah barat daya dan tenggara.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, menjelaskan guguran ke tenggara terjadi pada pukul 17.40 dan 23.16 WIB, dengan jarak luncur maksimal 400 meter.

Adapun sumber guguran lava pijar ke tenggara tersebut berasal dari kubah lava di tengah gunung.

"Sumber dari kubah lava yang berada di tengah," ujar Hanik, Jumat (26/3/2021).

Sementara, secara visual gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 400 m di atas puncak kawah.

"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," ungkap Hanik.

Ia menambahkan, penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam kawasan rawan bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.

Selain itu, pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," tandas Hanik. (uti)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul UPDATE Gunung Merapi, Kubah Lava Tengah Keluarkan Guguran Lava Pijar ke Arah Tenggara

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan