Breaking News:

Penanganan Covid

Klaster Aerobik dan Dharma Wanita di Kabupaten Tegal Tularkan Covid -19 ke 50 Orang, Satu Meninggal

Rombongan peserta senam Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal yang positif terpapar Covid-19 dari info awal 18 orang

TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Ilustrasi: Bupati Semarang, Ngesti Nugraha meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran tenaga pendidik guru di Puskesmas Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Kamis (25/3/2021). Pelaksanaan vaksinasi di mulai pukul 09.00 WIB. (Tribun Jateng/ Hermawan Handaka) 

TRIBUNNEWS.COM, SLAWI -- Penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah masih menghantui warganya, belum lama ini muncul dua klaster yaitu klaster senam aerobik dan klaster Dharma Wanita.

Klaster ini manularkan cukup korban yaitu sebanyak 50 orang yang terdiri dari 26 orang tertular klaster aerobik dan 24 orang pasien klaster Dharma Wanita.

Satu orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Baca juga: Update Corona Global 31 Maret 2021 Siang: Kasus Covid-19 di Seluruh Dunia 128,8 Juta

Rombongan peserta senam Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal yang positif terpapar Covid-19 dari info awal 18 orang saat ini bertambah menjadi 46 orang dan satu orang meninggal dunia.

Informasi tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, pada Tribunjateng.com Rabu (31/3/2021).

Dijelaskan munculnya klaster ini berawal dari keberangkatan rombongan peserta senam Desa Penusupan ke wahana wisata baru di Kabupaten Purbalingga, Kamis (11/3/2021) lalu.

Baca juga: VIRAL Foto Pedagang Tetap Nekat Jualan di Rusun Lokasi Isolasi Pasien Covid-19

Diperkirakan sekitar 50 orang warga Penusupan berangkat menggunakan bus dan delapan orang lainnya menggunakan kendaraan pribadi.

Sepulang dari itu, lanjut Joko, seorang perempuan dari peserta piknik, warga Penusupan berinisial W (40) mengalami gejala batuk, pilek, badan lemas, dan tidak enak badan pada Sabtu, (20/3/2021) yang kemudian dilarikan ke RSUD dr Soeselo Slawi.

Hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) menyatakan W positif terkonfirmasi Covid-19 dengan disertai komorbid dan meninggal dunia pada Kamis (25/3/2021) lalu sekitar pukul 06.26 di RSUD dr Soeselo Slawi.

Menindaklanjuti temuan kasus positif tersebut, sejak Sabtu (20/3/2021), petugas kesehatan Puskesmas Penusupan melakukan penelusuran, pelacakan dan pengetesan pada peserta senam dan kontak eratnya sejumlah 67 orang.

Baca juga: Dikritik karena Covid-19, Presiden Duterte Minta Rakyat Filipina Sabar: Andaikan Punya Tongkat Ajaib

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved