Breaking News:

Viral Video Syur 2 Remaja di Palopo, Pemeran Pria Ditangkap setelah Dilaporkan Orang Tua si Wanita

Viral video syur 2 remaja di Palopo. Kini pemeran pria ditangkap polisi. Penangkapan tersebut terjadi setelah adanya laporan dari orang tua si wanita

IMCNews.ID
Ilustrasi- Viral video syur 2 remaja di Palopo. Kini pemeran pria ditangkap polisi. Penangkapan tersebut terjadi setelah adanya laporan dari orang tua si wanita 

Diduga, pemeran perempuan dalam video itu masih berstatus sebagai siswi SMA di Kota Palopo.

Kabar beredarnya video mesum pelajar Palopo mendadak ramai di jejaring sosial media, Kamis (1/3/21) petang.

Pasca viralnya video tersebut, orang tua dari pemeran perempuan dalam video telah melapor ke Polres Palopo.

Baca juga: Update Kasus Video Syur Gisel-Michael Yukinobu, Kejati DKI: Berkas Perkara Masih Proses Dilengkapi

Baca juga: Pamerkan Video Syur Bersama Pacar ke Teman-teman, Pemuda Diciduk Polisi, Ketahuan Keluarga Korban

Baca juga: Sakit Hati Dicerai Istri karena Selingkuh, Dokter Muda Malah Sebar Video Syurnya dengan Selingkuhan

Ancaman Penyebar video porno

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi berulang kali menyampaikan tentang ancaman bagi penyebar konten tak beretika di media sosial.

Dedy mengingatkan sanksi pidana yang dapat menjerat orang-orang yang menyebarkan video mengandung unsur pornografi.

Aturan mengenai penyebaran konten yang melanggar kesusilaan terdapat dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik Nomor 19 Tahun 2016.

Pasal 27 Ayat 1 UU itu mengatur bahwa seseorang dapat dijerat pasal UU ITE jika menyebarkan dokumen elektronik yang bermuatan konten melangar kesusilaan.

"Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan," bunyi Pasal 27 Ayat 1.

Orang yang menyebarkan konten bermuatan asusila dapat dijerat sanksi pidana maksimal 6 tahun atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Halaman
123
Editor: Miftah
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved