Breaking News:

Anggota Brimob Meninggal 5 Hari Setelah Vaksin, Polda Maluku: Korban Ternyata Positif Covid-19

Tes swab dilakukan setelah korban meninggal dunia. Hasilnya keluar positif covid-19.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Komandan Kompi Batalion A Brimob Polda Maluku, Iptu LT meninggal dunia lima hari setelah disuntik vaksin AstraZeneca.

Polda Maluku memastikan yang bersangkutan ternyata positif terpapar covid-19.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan, Iptu LT dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab.

"Almarhum ini ternyata positif Covid-19, pemeriksaan (swab) dilakukan tadi setelah korban meninggal dunia dan hasilnya keluar positif," kata Roem kepada Kompas.com, Minggu (4/4/2021) sore.

Roem menjelaskan, Iptu LT meninggal pada Minggu pagi.

Tadi malam, kata Roem, LT sempat mengeluh sesak napas kepada istrinya.

Baca juga: Anggota Brimob Polda Maluku Meninggal Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca, Ini Penjelasan Kadinkes

"Memang sempat sesak napas tadi malam lalu tadi pagi istrinya lihat suaminya sudah terbaring di sofa kemudian dibawa ke rumah sakit ternyata sudah meninggal," ungkapnya.

Roem tidak membeberkan secara detail sejak kapan Iptu LT terpapar Covid-19 dan dari mana penularannya.

Ilustrasi vaksin
Ilustrasi vaksin (freepik.com)

Iptu LT menjalani vaksinasi massal yang dilakukan Polda Maluku pada 30 Maret pekan lalu.  

Sebelum disuntik vaksin, Iptu LT menjalani screening kesehatan. Dokter juga mewawancarai kondisi kesehatan polisi tersebut.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved