Senin, 25 Mei 2026

Penangkapan Terduga Teroris

Sosok Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Klaten, Pendakwah dan Berpendidikan Tinggi

S sempat menempuh kuliah di Jogja dan merantau ke Padang, Sumatera Barat sebelum akhirnya pulang ke Desa Bono.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
ISTIMEWA
Ilustrasi Densus. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNNEWS.COM, KLATEN - Terduga teroris berinisial S (51) yang ditangkap Densus 88 Antiteror diketahui berprofesi sebagai pendakwah.

Warga Desa Bono, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten tersebut aktif mengisi ceramah di dekat kediamannya.

"Pekerjaannya pendakwah," kata Kepala Desa Bono, Bakdiyono kepada TribunSolo.com, Sabtu (3/4/2021).

"Kesehariannya biasa, khotbahnya tidak ekstrim, biasa saja," tambahnya menekankan.

S sempat menempuh kuliah di Jogja dan merantau ke Padang, Sumatera Barat sebelum akhirnya pulang ke Desa Bono.

"Semenjak ayahnya meninggal dunia, ia balik ke Desa Bono," ucap dia.

"Sudah tinggal di sini selama tiga tahun," imbuhnya.

Baca juga: Cerita Mantan Napi Teroris Ungkap Temannya Ditinggal Istri Karena Menolak Gabung Kelompok Teror

Setelah pulang kampung, S kemudian mendirikan Tempat Pendidikan Qur'an (TPQ).

Tempat tersebut dikelola oleh istri dan anak-anaknya.

"Istrinya mengajar ngaji di TPQ," ujar dia.

Istri Sempat Tak Tahu

Sebelumnya, seorang berinisial S (51), warga Desa Bono, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

Dia ditangkap seusai menjalankan salat subuh di masjid dekat rumahnya, Jumat (2/4/2021).

"Habis salat subuh ada penangkapan terhadap S di masjid dekat rumahnya," kata Kepala Desa Bono, Bakdiyono kepada TribunSolo.com, Sabtu (3/4/2021).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved