Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak

Kopda Eta Kharisma Dwi Jadi Korban KRI Nanggala-402, Ibu Sempat Mimpi Anaknya Pulang Basah Kuyup

Kopda Eta Kharisma Dwi Bintarani Rusli menjadi salah satu prajurit yang gugur dalam insiden tenggelamnya KRI Nanggala-402.

surya.co.id/ahmad zaimul haq/tony hermawan
Bachtiar (kanan), ayahanda Kopda Eta Kharisma Dwi Bintarani Rusli ditemui di Desa Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedupok Kota Probolinggo dan kapal selam KRI Nanggala 402 saat sandar di Koarmada II Surabaya tahun 2019. 

TRIBUNNEWS.COM - Kopda Eta Kharisma Dwi Bintarani Rusli menjadi salah satu prajurit yang gugur dalam insiden tenggelamnya KRI Nanggala-402.

Keluarga merasakan duka mendalam atas musibah yang menimpa Kharisma.

Sebelum insiden itu terjadi, sang ibu sempat bermimpi anaknya itu pulang dalam kondisi basah kuyup.

Sejak kapal selam itu dikabarkan hilang kontak, Rabu (21/4/2021), di rumah kediamannya di Desa Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedupok Kota Probolinggo, satu persatu tetangga dan kerabat silih berganti berdatangan.

Mereka menemui istri Kharisma, Eka Umbriah Hasanah agar tetap tabah menerima ujian ini serta membantu mengirim doa-doa.

Dari semua keluarga yang datang, terlihat Bachtiar, ayah Kharisma adalah orang yang paling tegar.

Ia kerap menenangkan keluarganya jika ada yang menangisi Kharisma.

Baca juga: Kru Kapal Selam KRI Nanggala Raditaka Mardyansa Berencana Lamar Pujaan Hati Setelah Lebaran

"Saya rasa ini memang sudah takdir Tuhan dan risiko kerja di kapal selam," katanya saat ditemui, Selasa (27/4/2021).

Kendati demikian, Bachtiar mengaku masih menaruh harapan lebih agar anaknya pulang dalam keadaan selamat dan bisa kembali bersama keluarga.

Mengingat Kharisma, bagi Bachtiar tak melulu hanya soal susah hati.

Halaman
123
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved