Breaking News:

Modal Printer dan Kertas HVS, Pedagang Es Keliling Buat Uang Palsu, Dapat Ide dari YouTube

Seorang pedagang es krim keliling ditangkap polisi lantaran membuat uang palsu (upal).

Tribun Jabar/Firman Suryaman
Ratusan lembar uang palsu disita dari tersangka TN (44), tukang es krim keliling di Kota Tasikmalaya. Uang palsu itu dibuat dengan menggunakan printer dan kertas HVS. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pedagang es krim keliling ditangkap polisi lantaran membuat uang palsu (upal).

Ia membuat upal tersebut hanya dengan modal printer dan kertas HVS.

Pelaku mengaku mendapat ide membuat upal tersebut dari konten YouTube.

Uang palsu (upal) buatan TN (44), tukang jualan es krim keliling, dibuat dengan cara yang tergolong sederhana, hanya menggunakan printer.

Dengan bermodalkan sebuah printer serta kertas HVS, TN mencetak uang palsu pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, dan Rp 5.000.

"Tersangka mengaku mendapat ide pembuatan uang palsu dari sebuah konten di Youtube," kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan, di Mapolres, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Penjual Es Krim Keliling Nekat Bikin Uang Palsu, Modalnya Hanya Kertas HVS dan Printer

Karena hanya mengandalkan printer, kata Kapolres, sudah tentu hasilnya pun tergolong buruk.

"Kentara sekali perbedaan upal buatan TN dengan yang asli. Jangankan bicara soal benang atau hologram yang ada pada uang asli, tampilan fisiknya pun sudah terlihat beda," ujar Kapolres.

Namun, dengan kondisi upal seperti itu, TN tetap berupaya mengedarkannya.

Halaman
12
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved