Breaking News:

Bunuh Kakek Samonici, Pemuda 19 Tahun Divonis Hukuman Mati

Keputusan itu jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni pidana penjara selama 15 tahun.

Editor: Dewi Agustina
Pixabay
Ilustrasi hukuman mati. 

Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

TRIBUNNEWS.COM, AMBON - Arkilaus Enus alias Arki (19) divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Saumlaki karena terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Samonici Luanmase (70).

Aksi pembunuhan itu terjadi di Desa Rumasalut, Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (28/4/2021) lalu.

Keputusan itu jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni pidana penjara selama 15 tahun.

Hakim ketua, Sahriman Jayadi mengaku sependapat dengan JPU dalam tuntutannya.

Yakni terbukti dalam pasal 340 yaitu pembunuhan berencana.

"Hanya saja terkait dengan pidana yang diterapkan terhadap terdakwa terdapat perbedaan pendapat antara majelis dan penuntut umum, karena penuntut umum menuntut 15 tahun tetapi oleh majelis hakim dirubah untuk dinaikan menjadi hukuman mati," ungkapnya.

Dia menambahkan, Majelis Hakim mempertimbangkan perbuatan terdakwa dilakukan terlalu sadis dan dilakukan di hadapan anak kandung korban.

"Semuanya di bagian kepala menggunakan parang, tiga kali di belakang dan satu kali di depan. Perbuatan ini dilakukan di depan anak kandung korban sehingga tepatnya untuk yang bersangkutan ini diterapkan hukuman mati," tambahnya.

Majelis Hakim tak memberikan keringanan hukuman meski terdakwa telah memberikan pembelaan, dan juga telah meminta maaf serta berdamai dengan keluarga korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved