Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Mudik dari Malaysia dan Singapura, 27 Pekerja Migran Indonesia Diisolasi 3 Hari di Sumenep

Isolasi bagi PMI yang datang dari Singapura dan Malaysia ini dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep.

Surya/Ali Hafidz
Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sumenep yang mudik dari Malaysia dan Singapura jalani isolasi di Rumah Isolasi Darurat Covid-19 (RIDC) tepatnya du Gedung Sarana Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (SKD) Kecamatan Batuan Sumenep. 

TRIBUNNEWS.COM, SUMENEP - Sebanyak 27 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sumenep yang bekerja di Malaysia dan Singapura mudik jelang Hari Raya Idhul Fitri 1442 H/Tahun 2021.

27 orang PMI tersebut, saat ini sedang menjalani isolasi di Rumah Isolasi Darurat Covid-19 (RIDC) tepatnya di Gedung Sarana Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (SKD) Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

"Ada 16 PMI dari Singapura dan sisanya dari Malaysia yang saat ini menjalani isolasi selama 3 hari," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas, Minggu (2/5/2021).

Isolasi bagi PMI yang datang dari Singapura dan Malaysia ini dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep.

Baca juga: Dukung Kebijakan Larangan Mudik, Athari Gauthi: Jangan Sampai Kita Seperti India

"Kita dari Polres, Kodim dan Satpol PP gelar olahraga bersama PMI di Batuan," katanya.

Para PMI yang menjalani isolasi ini diketahui berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep dan didominasi wilayah kepulauan.

"Didominasi berasal dari kepulauan Sumenep," tambahnya.

Berikut PMI yang sedang menjalani isolasi di Sumenep pulang dari Singapura :

1. Pahri, warga Kalianget, Sumenep
2. Mohammad Suri, warga Desa Sambakati, Kecamatan Arjasa, Sumenep
3. Surati, warga Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Sumenep.
4. Rukiah, warga Desa Pandeman Kangean, Kecamatan Arjasa Sumenep
5. Matnawi, warga Desa Larangan, Kecamatan Arjasa, Sumenep.
6. Amsawi, warga Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Arjasa, Sumenep
7. Matinah, warga Desa Tambukoh, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep.
8. Samsul Arifin, warga Desa/Kecamatan Pasongsongan, Sumenep.
9. Farid Riadi, warga Desa Tenonan, Kecamatan Manding, Sumenep
10. Sahwiya, warga Kangean, Sumenep.
11. Maddahwan, warga Desa Sambakati, Kecamatan Arjasa, Sumenep.
12. Siti Atun Nadiya, warga Kangean, Sumenep.
13. Suparman, warga Arjasa Sumenep.
14. Edi Supyan, warga Arjasa, Sumenep.
15. Sudahnan, warga Desa Kalianyar, Kecamatan Arjasa, Sumenep.
16. Mohammad Faidi, warga Desa Gadu Barat, Kecamatan Manding, Sumenep.

Baca juga: Menjelang Peniadaan Mudik, Kemenhub Melakukan Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Daerah

Pulang dari Malaysia :

1. Haynanik, warga Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Sumenep.
2. Jamali, warga Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Sumenep.
3. Aminullah, warga Desa Tambak Agung Ares, Kecamatan Ambunten, Sumenep.
4. Sujaie, warga Desa Tambak Agung Tengah, Kecamatan Ambunten, Sumenep.
5. Hohep, warga Desa Sera Barat, Kecamatan Bluto, Sumenep.
6. Samsudin, warga Desa Campur Barat, Kecamatan Ambunten, Sumenep.
7. Matsaminuddin, warga Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Sumenep.
8. Yuliana Ningsih, warga Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Sumenep.
9. Aniyati, warga Desa Cempaka, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep.
10. Faridah, warga Desa/Kecamatan Pasongsongan, Sumenep.
11. Harmiya, warga Desa/Kecamatan Kangayan, Sumenep.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul 27 Migran dari malaysia Mudik ke Sumenep Madura, Tiga Hari Jalani Isolasi

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved